BBM Langka di Lembata, Warga Harus Antre sejak Malam di SPBU

Joni Nura ยท Selasa, 13 April 2021 - 14:20:00 WIB
BBM Langka di Lembata, Warga Harus Antre sejak Malam di SPBU
Warga Lembata, NTT, rela mengantre sejak malam untuk mengisi bahan bakar di SPBU. (Foto: iNews/Joni Nura)

LEMBATA, iNews.id – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) terjadi di Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Warga harus rela mengantre sejak malam di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak Umum (SPBU). 

Keadaan ini sudah cukup lama dirasakan warga. Namun, kondisi semakin parah setelah Lembata diterjang banjir bandang, dampak Siklon Tropis Seroja, dan lava dingin Gunung Ile Lewotolok.

Bagi warga yang tidak sanggup mengantre, harus rela membayar dengan harga mahal untuk mendapatkan BBM yang dijual di pinggir jalan. Harga sebotol bensin, pertalite maupun pertamax, dijual dari Rp30.000 hingg Rp50.000. 

Warga Lembata, NTT, rela mengantre sejak malam untuk mengisi bahan bakar di SPBU. (Foto: iNews/Joni Nura)
Warga Lembata, NTT, rela mengantre sejak malam untuk mengisi bahan bakar di SPBU. (Foto: iNews/Joni Nura)

Namun, karena membutuhkannya untuk beraktivitas dan mobilitas setiap hari, warga tidak punya pilihan lain. Mereka rela mengantre panjang sejak malam dan membayar lebih untuk mendapatkan BBM. Begitu pun, masih banyak warga tidak kebagian karena sejumlah SPBU hanya buka satu hingga dua jam saja menyusul stok BBM yang habis.

Dari pantauan iNews, Selasa (13/4/2021), antrean panjang baik sepeda motor dan mobil terus memanjang di sejumlah SPBU untuk mengisi bahan bakar. Mereka juga rela menginapkan kendaraan di sepanjang jalan menuju SPBU agar keesokan harinya dapat memperoleh BBM.

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2