get app
inews
Aa Text
Read Next : Siswa SD Gantung Diri di Ngada, DPR Minta Usut Dugaan Pungutan Rp1,2 Juta di Sekolah

Pilu! Anak SD yang Bunuh Diri di Ngada Harus Bayar Uang Sekolah Rp1,2 Juta

Jumat, 06 Februari 2026 - 10:47:00 WIB
Pilu! Anak SD yang Bunuh Diri di Ngada Harus Bayar Uang Sekolah Rp1,2 Juta
Maria Goreti Te’a (47) ibunda siswa SD yang meninggal gantung diri di Kabupaten Ngada, NTT. (Foto: iNews TV)

NGADA, iNews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngada melalui UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) DPMDP3A memberikan klarifikasi terkait persoalan biaya sekolah terkait YBR (10), siswa kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu yang meninggal dunia akibat bunuh diri.  Pemkab Ngada memastikan tidak ada ancaman pengusiran terhadap YBR.

Kepala UPTD PPA DPMDP3A Ngada, Veronika Milo menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan penelusuran langsung ke sekolah, keluarga dan lingkungan sekitar untuk memperoleh informasi menyeluruh terkait peristiwa tersebut.  

“Hasil pendalaman kami di sekolah, tidak ada ancaman pengusiran terhadap anak karena persoalan biaya sekolah,” kata Veronika kepada wartawan dikutip dari iNews TTU, Kamis (5/2/2026).  

Veronika menjelaskan, YBR tercatat sebagai siswa di salah satu SD Negeri dengan kewajiban biaya pendidikan sebesar Rp1.220.000 per tahun yang dapat dibayar secara cicilan. Untuk semester pertama, orang tua YBR telah melunasi Rp500.000.  

“Sisa pembayaran Rp720.000 itu masih dalam tahun berjalan, sehingga tidak bisa disebut tunggakan,” ucapnya.  

Informasi tersebut diperoleh tim UPTD PPA saat bertemu dengan kepala sekolah dan guru pada Selasa (3/2/2026). Dalam pertemuan itu, pihak sekolah menegaskan bahwa penyampaian soal cicilan dilakukan secara umum kepada seluruh siswa, tanpa tekanan maupun sanksi.  

“Sekolah hanya menyampaikan informasi kepada anak-anak untuk diteruskan kepada orang tua. Tidak ada intimidasi, tidak ada ancaman dikeluarkan dari sekolah,” katanya.  

Editor: Kurnia Illahi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut