Honor Hanya Rp200.000 per Bulan, Tenaga Harian Lepas di Bengkulu Utara Menjerit

Ismail Yugo ยท Selasa, 30 Maret 2021 - 12:56:00 WIB
Honor Hanya Rp200.000 per Bulan, Tenaga Harian Lepas di Bengkulu Utara Menjerit
Sejumlah Tenaga Harian Lepas Badan Pendapatan Daerah Bengkulu Utara mengeluhkan minimnya honor yang mereka terima. (Foto: iNews/Ismail Yugo)

BENGKULU, iNews.id - Sejumlah Tenaga Harian Lepas (THL) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, hingga kini menerima honor yang tidak layak. Setiap bulan, mereka hanya menerima Rp200.000 sehingga membuat para THL ini menjerit.

Selain minimnya honor, THL Bapenda Kabupaten Bengkulu Utara juga kesenjangan besaran dana yang mereka terima. Pengakuan dari sejumlah THL, dari 32 THL, 12 orang di antaranya mendapatkan honor sebesar Rp200.000. Sementara itu, sisanya mendapatkan honor dengan jumlah tak sama.

"Ada yang dapat Rp500.000, Rp700.000 dan Rp800.000. THL tenaga IT mendapatkan Rp2 juta. Sebelumnya semua rata Rp500.000. Tahun 2019 mendapat Rp800.000 dan dengan adanya Covid pada 2020 turun menjadi Rp500.000," kata Resi Novita, salah satu THL Dispenda setempat.

Sejumlah kejanggalan juga dirasakan sejumlah tenaga honor sejak awal tahun lalu. Meski belum mendapatkan Surat Keputusan (SK), ada THL telah mendapatkan honor melalui rekening.

THL yang diperbantukan di Dinas Pendapatan Daerah ini memiliki masa kerja mulai dari enam hingga 13 tahun. Mereka berharap mendapatkan kejelasan terkait kelanjutan mereka dan honor tersebut.

"Kalo mau buang kami bukan seperti ini caranya. Kami sudah bekerja selama bertahun-tahun. Kami punya keluarga. Iya dikirim melalui rekening, tapi kami tidak bisa mengambil karena saldo tidak cukup," kata salah satu THL yang tak ingin namanya ditulis.

Kepala Bapenda Bengkulu Utara Dodi Hardinata yang dikonfirmasi mengatakan, THL di badan yang dia pimpim memfokuskan pada pemenuhan formasi pelayanan pajak daerah dan sistem pengelolaan keuangan PAD sektor pajak daerah. 

Pembayaran disesuaikan dengan penempatan formasi yang masuk dalam kategori pelayanan dan nonpelayanan sektor pajak daerah. Saat ini, jumlah formasi THL nonpelayanan sudah terlalu banyak dan total besaran honornya sudah sangat membebani pagu anggaran SKPD.

"Jadi formasinya disesuaikan dengan pagu anggaran hasil penugasan dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2021. Sebelum dibuatkan surat tugas, masing-masing THL sudah diberikan informasi dan konfirmasi langsung terkait dengan formasi pagu anggaran yang tersedia saat ini di SKPD Tahun 2021," kata Dodi.

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2