Pria ngaku dukun di Kabupaten Kampar memperkosa remaja sebanyak dua kali berkedok pengobatan. (Foto: Humas Polsek Tapung Hulu)
Rizky Agustian

KAMPAR, iNews.id - Pria berinisial RJP (22), warga Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, babak belur dihajar massa. Dia diduga telah memperkosa remaja berinisial NL (18) sebanyak dua kali.

Modusnya, terduga pelaku mengaku sebagai dukun dan mengiming-imingi untuk menyembuhkan korban. Aksinya diketahui warga. RJP lalu ditangkap pada Kamis (24/11/2022) sekitar pukul 02.00 WIB oleh warga sekitar.

"Modus pelaku melakukan bujuk rayu dengan cara mengatakan kepada korban bahwasannya di dalam tubuh korban terdapat roh jin, maka pelaku menawarkan untuk dapat menyembuhkan korban dari gangguan jin tersebut," kata Kapolsek Tapung Hulu AKP Nurman, Jumat (25/11/2022).

Bermodal tipu muslihat itu, kata Nurman, tersangka memperkosa korban. Tak tanggung-tanggung, perbuatan bejat itu dilakukan terduga pelaku hingga dua kali.

Menurut Nurman, peristiwa berawal pada Kamis (10/11/2022) sekira pukul 18.00 WIB. Korban saat itu dihubungi terduga pelaku yang juga tetangganya.

Dalam percakapan itu, terduga pelaku melancarkan tipu muslihatnya. RJP mengatakan korban saat ini sedang mengandung anak jin berdasarkan penglihatan mata batin.

"Selanjutnya di hari yang sama, korban merasa risau takut lalu ia bertanya kepada pelaku lalu apa yang bisa saya lakukan agar tidak mengandung anak jin itu," kata Nurman.

Terduga pelaku lantas mengajak korban ke salah satu warung tuak. Tak jauh dari lokasi itu, terduga pelaku lantas membuka pakaian korban.

Korban yang kaget dengan perbuatan itu sempat bertanya. Terduga pelaku lantas kembali mengeluarkan tipu muslihat hingga akhirnya bisa menyetubuhi korban.

"Pelaku mengatakan tenang aja kamu akan saya sembuhkan kamu mau sembuh kan kamu mau hidup tenang kan, mendengar kata- kata itu, lalu korban menurut saja. Setelah itu, pelaku menyetubuhi korban," kata Nurman.

Aksi terduga pelaku pun kembali dilancarkan di tempat yang sama pada Rabu (16/11/2022) sekira pukul 22.00 WIB. Tipu muslihat yang sama kembali dilancarkan terduga pelaku hingga lagi-lagi menyetubuhi korban.

"Setelah itu, korban menceritakan kepada orang tua dan akhirnya korban menyadari kalau dirinya sudah dibodohi dan ditipu oleh pelaku," ucap Nurman.

Tidak terima, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tapung Hulu. Mendengar kabar tersebut, masyarakat marah dan menangkap terduga pelaku. 

“Pelaku sempat ditangkap massa, karena merasa sudah meresahkan dan membuat warga ketakutan,” kata Nurman.

Atas perbuatannya, RJP dijerat Pasal 4 ayat (1) huruf b Jo Pasal 6 ayat (1) huruf c UU Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual.

"Semoga ini juga jadi pelajaran pada masyarakat, jangan mudah percaya akan hal-hal seperti ini,” ucap Nurman.


Editor : Rizky Agustian

BERITA TERKAIT