Sebagian Daerah di NTT Sudah Bisa Nikmati Listrik, PLN Percepat Perbaikan Gardu

Adi Rianghepat · Rabu, 07 April 2021 - 16:55:00 WIB
Sebagian Daerah di NTT Sudah Bisa Nikmati Listrik, PLN Percepat Perbaikan Gardu
Badai Siklon Tropis Seroja yang melanda wilayah NTT merusak infrastruktur kelistrikan. (Foto: Humas PLN UIW NTT)

KUPANG, iNews.id - Bencana badai Siklon Tropis Seroja yang melanda wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sempat mengakibatkan mayoritas wilayah itu gelap karena pemadaman listrik. Namun, saat ini sejumlah daerah sudah bisa menikmati listrik.

General Manager PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Wilayah NTT Agustinus Jatmiko mengatakan, PLN telah mulai memperbaiki sejumlah gardu listrik yang ambruk akibat diterpa badai Siklon Tropis Seroja. 

Hingga Rabu (7/4/2021) pukul 12.00 Wita, PLN berhasil memperbaiki 1.005 gardu listrik. Dengan perbaikan itu, gardu sudah bisa mengalirkan listrik ke sejumlah daerah dan kepada lebih dari 142.000 pelanggan.

"Setelah kami pastikan kondisi pelanggan aman, kami mulai mengalirkan listrik ke rumah warga. Pararel kami terus percepat perbaikan tower miring dan jaringan yang rusak akibat diterjang badai seroja." kata Agustinus Jatmiko di Kupang, Rabu (7/4/2021). 

Dia mengatakan, sejumlah wilayah yang sudah bisa menikmati aliran listrik di antaranya untuk Kota Kupang berada di Oepoi, Cak Doko dan sebagian BTN Kolhua. Sementara daerah lainnya, seperti di Kabupaten Sumba Barat, Sumba Jaya, Kabupaten Ende, Ngada, Sikka serta Kabupaten Flores Timur. Kabupaten Lembata dan Sumba Timur juga secara bertahap pulih. 

Menurutnya, perbaikan masih terkendala akses ke lokasi yang secara geografis masih tertutup akibat dampak badai tersebut. Namun begitu, upaya untuk menembus lokasi-lokasi itu terus dilakukan. Dia berharap upaya yang dilakukan bisa segera selesai. 

"Masih banyak daerah yang belum bisa ditembus petugas karena aksesnya rusak. Kami kerahkan 442 personel yang kami sebar demi percepatan pemulihan kelistrikan," katanya. 

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2