get app
inews
Aa Text
Read Next : Tabrak Karang, Kapal Pengangkut Barang Tenggelam di Perairan Kangean Sumenep

Kapal Yacht Australia Terdampar Tanpa Awak di Rote Ndao NTT, Warga Heboh

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:58:00 WIB
Kapal Yacht Australia Terdampar Tanpa Awak di Rote Ndao NTT, Warga Heboh
Kapal yacht berbendera Australia bernama Balamara terdampar tanpa awak di Pantai Duile, Rote Ndao, Selasa (16/6/2026). (Foto: Ist)

ROTE NDAO, iNews.id - Sebuah kapal yacht berbendera Australia terdampar di pesisir Pantai Duile, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (16/6/2026). Kemunculan kapal ini menghebohkan warga Desa Faifua, Kecamatan Rote Timur.

Informasi diperoleh, kapal tersebut diketahui bernama Balamara dan ditemukan dalam kondisi kandas di bibir pantai tanpa satu pun awak kapal di atasnya. Kondisi ini langsung memicu rasa penasaran warga yang berdatangan ke lokasi untuk melihat langsung kapal asing tersebut. Penemuan kapal tanpa awak ini kemudian dilaporkan kepada polisi setempat.

Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono membenarkan adanya laporan warga terkait penemuan kapal tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, aparat Polsek Rote Timur langsung diterjunkan ke lokasi kejadian.

“Begitu menerima laporan dari warga, personel Polsek Rote Timur langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan,” kata AKBP Mardiono dikutip dari iNews Sumba, Rabu (17/6/2026).

Saat pemeriksaan awal, polisi menemukan sejumlah dokumen yang mengarah pada identitas kapal. Dari dokumen tersebut, kapal diketahui merupakan jenis Adams Traditional 36 dengan nomor lambung AU-WWA072974 dan menggunakan mesin merek Volvo Penta.

Selain dokumen, petugas juga menemukan sejumlah barang di dalam kapal seperti GPS, tas berisi pakaian, televisi, hingga peralatan kerja berupa bor listrik.

“Seluruh barang yang ditemukan telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan,” ujar Kapolres.

Hingga kini, polisi masih mendalami bagaimana kapal tersebut bisa terdampar di wilayah Rote Timur tanpa awak. Aparat juga belum menemukan keberadaan nakhoda maupun kru kapal.

“Kami masih melakukan pendalaman terkait asal-usul pelayaran kapal ini, bagaimana bisa terdampar di wilayah Rote Timur, serta keberadaan nahkoda dan awak kapalnya,” katanya.

Untuk kepentingan penyelidikan, petugas telah memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keamanan barang bukti sekaligus mencegah kerusakan.

Editor: Donald Karouw

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut