SAR Tutup Pencarian, Ini Daftar 7 Penambang Emas di Kobar yang Belum Ditemukan

Sigit Dzakwan Pamungkas · Selasa, 24 November 2020 - 17:30:00 WIB
SAR Tutup Pencarian, Ini Daftar 7 Penambang Emas di Kobar yang Belum Ditemukan
Petugas berupaya mengevakuasi 10 penambang emas yang tertimbun longsor di Kotawaringin Barat, Kalteng. (Foto: iNews/Sigit Dzakwan)

KOTAWARINGIN BARAT, iNews.idTim SAR gabungan menyerah untuk mengevakuasi tujuh korban longsor tambang emas ilegal diSungai Seribu, Kelurahan Pangkut, Kecamatan Arut Utara (Aruta), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng, Selasa (24/11/2020).

Hingga hari keenam pascakejadian longsor, ketujuh penambang emas liar asal Tasikmalya, Jabar itu belum kunjung ditemukan.

Pencarian ketujuh korban yang tertimbun dalam lubang tambang dengan kedalaman sekitar 65 meter dari permukaan tanah itu rencananya ditutup, Rabu (25/11/2020). 

Longsor tambang emas itu terjadi Kamis, 19 November 2020 sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, ada 10 penambang emas ilegal yang tertimbun namun baru tiga orang yang berhasil dievakuasi dengan kondisi sudah meninggal dunia.

Memasuki hari keenam, bau busuk terus keluar dari dalam menuju mulut lubang tambang emas berdiameter 70 cm yang sudah diberi garis polisi itu.

“Hari ini masuk hari ke enam pasca 10 penambang emas ilegal terjebak didalam lobang tambang yang sempit. Bau busuk semakin menyengat di mulut lubang tambang. Hanya 3 korban yang berhasil dievakuasi dan sudah dikuburkan di Pangkalan Bun pada Sabtu 21 November lalu,” ujar Camat Aruta Muhammad Ikhsan, Selasa (24/11/2020). 

Saat ini, lanjut Ikhsan, posko tim SAR gabungan yang semula didirikan di dekat lokasi lubang tambang tersebut telah dibongkar dan dipindah ke halaman Kantor Kecamatan Arut Utara yang berjarak beberapa kilometer dari lokasi. 

“Kita pindah karena di Kantor Kecamatan fasilitas atau sarana prasarana untuk menunjang tim gabungan lebih lengkap,” katanya.

Editor : Kastolani Marzuki

Halaman : 1 2