Perketat Pengawasan Takjil, Pemkot Madiun Lindungi Warga dari Makanan Berbahaya
MADIUN, iNews.id - Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB), mengintensifkan pengawasan keamanan pangan, khususnya makanan dan minuman takjil selama bulan Ramadan. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk perlindungan kepada masyarakat, agar hidangan berbuka puasa aman dari bahan berbahaya.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinkes PPKB Kota Madiun, Endria Triningsih Kusdiana, mengatakan, pengawasan takjil menjadi bagian penting dalam menjamin keamanan pangan saat berbuka puasa.
“Pengawasan makanan takjil diperlukan untuk menjamin keamanan pangan berbuka puasa dari bahan berbahaya,” ujar Endria, Jumat (27/2/2026).
Endria menjelaskan, pemeriksaan makanan maupun pengambilan sampel, difokuskan di sejumlah titik penjualan takjil yang besar dan ramai pengunjung. Sejauh ini, pengawasan telah dilakukan di kawasan strategis seperti Bundaran Taman. Ke depannya, kegiatan serupa juga akan digelar di Taman Lalu Lintas Bantaran dan Lapangan Gulun guna memperluas jangkauan pemeriksaan.
“Petugas mengambil sampel berdasarkan indikasi kecurigaan terhadap makanan yang berpotensi mengandung bahan berbahaya. Di antaranya cilok, sempolan, bakso, mi, tahu bakso, hingga makanan yang berwarna mencolok,” tuturnya.
Editor: Rizqa Leony Putri