Pembunuh Sadis Anggota TNI Kodim 1413 Buton Ditembak Mati Polisi

Andhy Eba ยท Rabu, 20 Mei 2020 - 15:11 WIB
Pembunuh Sadis Anggota TNI Kodim 1413 Buton Ditembak Mati Polisi
Petugas Satreskrim Polres Baubau mengevakuasi jenazah Komang Iyas alias Pekel, Selasa (19/5/2020) malam di Kelurahan Kantalai, Kecamatan Lea-Lea, Kota Baubau, Sultra, Selasa malam (20/5/2020). Foto: iNews/Andhy Eba)

BAUBAU, iNews.id - Pembunuh sadis anggota TNI Kodim 1413 Buton, Serda Baso Hadang, akhirnya ditangkap polisi setelah melarikan diri dan bersembunyi selama lima hari di hutan. Namun, pelaku Komang Iyas alias Pekel terpaksa ditembak mati karena nekat menyerang petugas, Selasa (19/5/2020) malam.

Kapolres Baubau AKBP Rio Tangkari mengatakan, pelaku ditangkap dari tempat persembunyiannya di wilayah hutan Kelurahan Karing-karing, Kecamatan Bungi, Kota Baubau, Selasa malam, sekitar pukul 21.00 Wita. Petugas Unit Reskrim Polres Baubau kemudian melakukan pengembangan dengan mengumpulkan barang bukti yang digunakan pelaku menghabisi nyawa korban.

Namun, dalam perjalanan menuju lokasi penyimpanan senjata tajam yang digunakan membunuh korban di sekitar Kantor Kelurahan Kantalai, Kecamatan Lea-Lea, Kota Baubau, pelaku nekat melarikan diri. Bahkan, dia sempat melakukan tindakan yang mengancam keselamatan anggota kepolisian.

Polisi akhirnya melumpuhkan pelaku hingga tewas di tempat. Komang Iyas alias Pekel tewas dengan tiga luka tembak di tubuh.

"Pelaku terpaksa ditembak karena berusaha melawan dan meraih senjata api petugas saat proses penangkapan pada Selasa malam. Sempat terjadi perebutan senjata antara petugas dan pelaku," kata AKBP Rio Tangkari saat konferensi pers, Rabu (20/5/2020).

Rio mengatakan, dari hasil pemeriksaan pelaku sebelumnya, motif pembunuhan itu spontan. Pelaku dan korban sebelumnya tidak punya masalah. Hanya saja, korban sebelumnya sempat menegur pelaku karena menganiaya teman-temannya.

"Kebetulan TKP-nya di depan Koramil. Korban kemudian menegur pelaku. Namun, pelaku merasa sakit hati dan secara spontan melakukan tindakan penyerangan terhadap pelaku hingga tewas," katanya.

Usai dievakuasi, jasad pelaku langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Baubau untuk divisum. Selanjutnya, jasad pelaku diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan.

Diketahui, Serda Baso Hadang, anggota TNI Kodim 1413 Buton yang bertugas di Koramil 16 Sorawolio, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), sebelumnya ditemukan tewas mengenaskan, Kamis (14/5/2020) malam. Sekujur tubuhnya dipenuhi luka. Bahkan, salah satu organ tubuh korban juga hilang dan tangan nyaris putus.

Jasad Serda Baso Hadang ditemukan tergeletak bersimbah darah dengan luka tusuk dan tebasan senjata tajam di pinggir jalan menuju persawahan di Kelurahan Karing-karing, Kota Baubau, Sultra. Korban dibunuh oleh pelaku bernama Komang Ias alias Pekel yang sakit hati karena ditegur korban seusai berbuat keonaran di perkampungan.

Pelaku kemudian pulang dan mengambil parang serta badik. Dia kembali ke lokasi dan langsung menganiaya Serda Baso hingga tewas terkapar.


Editor : Maria Christina