Kisah Bripka Ever, Dirikan Sekolah Sepak Bola untuk Bina Anak-Anak di NTT

Antara ยท Rabu, 15 September 2021 - 14:44:00 WIB
Kisah Bripka Ever, Dirikan Sekolah Sepak Bola untuk Bina Anak-Anak di NTT
Bripka Ever bersama anak-anak asuhnya, SSB Putra Timor. (foto: Antara)

KUPANG, iNews.id - Brigadir Kepala (Bripka) Ever Gusriyanto Tinenti, personel Direktorat Pembinaan Masyarakat Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) mendirikan Sekolah Sepak Bola (SSB) secara gratis untuk anak-anak di Kampung Riumata. Kampung ini merupakan salah satu permukiman warga di Desa Nekbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, NTT.

Pria kelahiran Dili, Timor Leste ini merasa terpanggil untuk mendirikan SBB bagi anak-anak yang tinggal di kampung. Hal ini berangkat dari kecintaannya terhadap olahraga populer tersebut dan melihat bakat anak-anak terhadap sepak bola.

Sebelum menjadi anggota Polri, Ever sudah hobi dan cinta dengan dunia sepak bola. Bahkan, setelah lulus pendidikan pada 2006, pria yang telah memiliki dua anak itu sempat memperkuat Sumba Barat pada ajang El Tari Memorial Cup. Ketika itu, dia ditugaskan pertama kali sebagai anggota Polri di Pulau Sumba.

Saking cintanya kepada sepak bola dan ingin membina pemain usia dini, dia bersama rekannya mendirikan SSB bernama Putra Sumba.

"Karena tugas, akhirnya saya ditugaskan ke Kupang sehingga teman saya yang melanjutkan SSB itu," ujarnya, Rabu (15/9/2021).

Kecintaan kepada sepak bola membuat dia tergerak lagi mendirikan SSB di tempat tugasnya yang baru kemudian diberi nama SSB Putra Timor. Sasaran khususnya anak-anak di pelosok Desa Niukbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang.

Menurutnya melalui SSB, bibit-bibit unggul pesepak bola di pelosok desa bisa dibina dan generasi masa depan bisa dijaga.

"Semata-mata untuk mencetak bibit unggul dan menyelamatkan generasi masa depan sepak bola di Kabupaten Kupang, khususnya di Desa Niukbaun," katanya.

Ever mendirikan SSB itu pada Agustus 2019. Dia bersyukur karena pada awal berdirinya, tidak ada kendala. Dia justru mendapat banyak dukungan dari pemerintah desa, bahkan pemuda setempat.

Pada  11 Mei 2021, dia melaporkan pendirian SSB itu kepada Bupati Kupang Korinus Masneno. Respons positif pun diperoleh Ever atas SBB yang didirikannya.

Motivasinya untuk membangun SBB ini karena dia melihat potensi dan bakat sepak bola dimiliki anak-anak di Amarasi Barat. Sementara keberadaan SSB bisa menjadi sarana anak-anak setempat untuk mempelajari sepak bola secara profesional.

Dengan motivasi inilah, dia menggandeng dua tokoh sepak bola dan mantan pemain bola di NTT, Jems Bana sebagai pelatih dan Ancelo Sanu yang saat ini aktif sebagai pemain bola Kota Kupang, sebagai asisten pelatih. Mereka menjadi kekuatan SSB untuk mencetak bibit-bibit pemain yang nantinya bisa diorbitkan ke level nasional.

"Misi kami yakni bisa mencetak bibit-bibit pemain yang nantinya bisa diorbitkan ke level nasional," ucapnya.

Saat ini, sekitar 50 anak usia dini belajar sepak bola secara gratis di SSB tersebut. Mereka anak-anak usia 12, 16 hingga 19 tahun.

Keberadaan SSB juga menjadi cara yang positif Ever untuk berkomunikasi dengan masyarakat desa dalam rangkaian pelaksanaan tugasnya sebagai anggota Polri. Khususnya untuk menjaga dan membangun situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Melalui SSB itu pula, ia mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kamtibmas dan mengajarkan kepada anak-anak mulai hidup disiplin sejak kecil.

Editor : Donald Karouw

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: