Tragis! Bocah 5 Tahun Tewas Kecelakaan saat Dibonceng Orang Tua di Motor
TIMOR TENGAH UTARA, iNews.id - Kecelakaan tunggal menewaskan seorang bocah berusia 5 tahun di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (18/4/2026). Selain itu, dua orang terluka dalam kecelakaan maut ini yang merupakan orang tua korban.
Informasi diperoleh, kecelakaan terjadi pukul 08.30 WITA di Jalan Timor Raya, tepatnya di Kampung Fatunisuan, Desa Fatunisuan, Kecamatan Miomafo Barat, Kabupaten TTU.
Kasubsi PIDM Polres TTU, Aipda Akmal, menjelaskan insiden ini merupakan kecelakaan tunggal.
“Jenis kecelakaan merupakan laka lantas tunggal (out of control) yang melibatkan satu unit motor Honda Beat Pop warna merah hitam tanpa nomor polisi,” ujarnya dikutip dari iNews TTU, Sabtu (18/4/2026).
Sepeda motor tersebut dikendarai Hironimus Tasi Anunut (35), yang saat itu membonceng istrinya Delfiana Koin (31) dan anak mereka, Alexandro Rizal Anunut (5). Ketiganya diketahui dalam perjalanan dari arah Eban menuju rumah mereka di Fafinesu.
Saat melintasi jalan menurun tajam dengan kondisi aspal kasar, berlubang, serta tikungan tajam, motor diduga mengalami gangguan pengereman.
“Rem depan dan belakang tidak berfungsi dengan baik sehingga pengendara kehilangan kendali di jalan menurun,” katanya.
Motor yang melaju kencang membuat pengendara berupaya menghindari kecelakaan lebih fatal dengan mengarahkan kendaraan ke kebun warga. Namun nahas, ketiganya terjatuh dari kendaraan.
Korban anak yang berada di bagian depan terjatuh dan tertindih sepeda motor hingga meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, pengendara dan istrinya terjatuh terpisah dan mengalami luka ringan.
Hironimus dilaporkan mengalami luka pada jari kaki kiri, sedangkan Delfiana mengeluhkan nyeri di bagian pinggang. Polisi yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti serta mencatat identitas saksi. Korban juga sempat diperiksa di fasilitas kesehatan terdekat untuk memastikan kondisi mereka.
Polisi mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat berkendara, terutama di jalur berbahaya seperti turunan tajam dan jalan rusak. Pengendara diminta memastikan kondisi kendaraan, khususnya sistem pengereman, sebelum digunakan.
Editor: Donald Karouw