Gara-Gara Corona, Banyak Warga Lebak Gadaikan HP dan TV untuk Kebutuhan Hidup

Iskandar Nasution ยท Selasa, 07 April 2020 - 15:32 WIB
Gara-Gara Corona, Banyak Warga Lebak Gadaikan HP dan TV untuk Kebutuhan Hidup
Warga tampak ramai mendatangi UPC Pegadaian Rangkasbitung Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Selasa (7/4/2020). (Foto: iNews/Iskandar Nasution)

RANGKASBITUNG, iNews.id – Kondisi perekonomian yang sulit akibat wabah Covid-19 memaksa warga Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, mencari akal untuk mendapatkan uang. Salah satu solusinya menggadaikan sejumlah barang berharga di Kantor Pegadaian untuk keperluan sehari-hari.

Warga yang memanfaatkan jasa Pegadaian mengaku sejak diberlakukannya kebijakan larangan untuk berkumpul atau physical distancing, banyak yang kehilangan pekerjaan. Otomatis, warga tidak punya pendapatan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Dari pantauan iNews, Selasa (7/4/2020), pemandangan di dalam dan di luar Kantor Unit Pegadaian Cabang (UPC) Pegadaian Rangkasbitung yang berlokasi di Jalan Kalijaga Pasar Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, tampak ramai. Sejak Covid-19 mewabah, Kantor Pegadaian ini selalu ramai diserbu warga.

Warga menggadaikan barang-barang berharga mulai dari handphone, televisi, radio, dan laptop. Uang yang mereka dapatkan akan digunakan untuk membeli kebutuhan sehari-hari. Selain membeli sejumlah keperluan pokok, sebagian warga menggunakan uang tersebut untuk keperluan membayar kontrakan, membayar uang sekolah anak, dan membeli susu anak.

“Saya menggadaikan HP buat beli susu anak, beli makan, dan bayar kontrakan. Soalnya suami saya tidak bekerja lagi gara-gara wabah virus corona,” kata salah seorang warga Lebak, Ina, Selasa (7/4/2020).

Ina mengatakan, sejak penyebaran virus Covid-19 dan pemerintah memberlakukan aturan physical distancing, sang suami kini tak lagi bekerja. Toko tempat suaminya bekerja selama ini tutup. Kondisi ini memaksa sang suami untuk tetap diam di rumah dan tidak berpenghasilan.

“Kami berharap wabah corona ini segera berakhir supaya suami saya bisa bekerja lagi dan ada pendapatan untuk kebutuhan sehari-hari, membeli susu anak dan membayar kontrakan rumah,” katanya.

Sementara Pengelola UPC Pegadaian Cabang Rangkasbitung, Rahmat Santosa mengatakan, sejak virus corona mewabah, memang terjadi peningkatan jumlah pemohon gadai barang. Warga umumnya menggadaikan barang-barang berharga untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Ada peningkatan jumlah permintaan gadai barang setelah pandemi virus corona dibandingkan sebelum pandemi. Warga menggadaikan barang berharga mereka dan uangnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” kata Rahmat Santosa.

Untuk melayani masyarakat selama pandemi corona, Kantor UPC Pegadaian Rangkasbitung Lebak-Pandeglang buka setiap hari Senin hingga Jumat, namun mengubah jam operasional. Pegadaian mulai buka pukul 09.00 hingga pukul 14.00 WIB. Sementara khusus untuk hari Sabtu, pelayanan buka mulai dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB.


Editor : Maria Christina