Diduga Dibunuh, Pria Bertato Ditemukan Tewas Dalam Karung di TPA Punggur Batam

Gusti Yennosa ยท Rabu, 28 Oktober 2020 - 15:51:00 WIB
Diduga Dibunuh, Pria Bertato Ditemukan Tewas Dalam Karung di TPA Punggur Batam
Petugas mengolah tempat kejadian perkara penemuan mayat pria bertato dalam karung di TPA Punggur, Batam. (Foto: iNews/Gusti Yennosa)

BATAM, iNews.id – Pria bertato tanpa identitas ditemukan tewas mengenaskan di dalam karung dengan kondisi tangan terikat dan leher terjerat tali di tempat pembuangan akhir (TPA) Punggur, Kecamatan Nongsa, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (28/10/2020) siang. Mayat korban pertama kali ditemukan pemulung dan kemudian dilaporkan ke polisi.

Penemuan mayat pria tanpa identitas itu sontak membuat gempar ratusan pemulung yang biasa mengais rezeki di TPA Punggur

Diperoleh informasi, penemuan mayat itu berawal dari kecurigaan para pemulung dengan rembesan darah dari salah satu karung yang baru diturunkan dari truk sampah.

Saat dibuka, ternyata isi karung tersebut sesosok mayat pria dengan kondisi wajah berlumur darah terbungkus, tangan terikat tali rafia dan leher terdapat beberapa jeratan tali, slang air dan kawat.

“Saat penemuan mayat, secara bersamaan ada sekitar 10 mobil yang melakukan pembuangan muatan sampah yang diangkut dari beberapa wilayah di Batam,” kata Joko, petugas keamanan TPA Punggur.

Kanit Reskrim Polsek Nongsa, Iptu Syofian mengatakan, petugas mendapat laporan dari pihak keamanan TPA Punggur terkait penemuan mayat yang diduga korban pembunuhan. “Kita datang ke lokasi dan langsung melakukan olah TKP,” ujarnya.

Dari keterangan saksi mata, kata dia, diketahui korban yang ditemukan terbungkus karung dengan kondisi tangan terikat dan leher terjerat. Korban diangkut mobil sampah dari tempat pembuangan sampah sementara (TPS).

Namun belum diketahui nomor mobil sampah yang mengangkut korban mengingat sejak Rabu pagi ada belasan mobil sampah yang sudah membuang muatannya di lokasi tersebut.

“Kita masih mencari mobil yang membawa sampah yang berisikan jenazah korban,” kata Syofian.

Saat ini jenazah korban yang memiliki tato di lengan kirinya itu dibawa ke Rumah Sakit Otorita Batam untuk keperluan visum dan autopsi. Polisi masih mencari identitas korban guna mengungkap kasus pembunuhan ini.

Editor : Kastolani Marzuki