Kasus Mayat Pria di Teluk Kendari Terungkap, Korban Dibunuh 6 Temannya

Febriyono Tamenk ยท Selasa, 27 Oktober 2020 - 15:03:00 WIB
Kasus Mayat Pria di Teluk Kendari Terungkap, Korban Dibunuh 6 Temannya
Warga memadati lokasi penemuan mayat laki-laki di hutan bakau Teluk Kendari, Jalan Madusila, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sultra, Senin (26/10/2020). (Foto: iNews/Febriyono Tamenk)

KENDARI, iNews.id - Mayat pria yang ditemukan di Teluk Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (26/10/2020) lalu terungkap. Korban yang diketahui bernama Edwar ternyata dibunuh enam temannya yang masih tetangga rumah.

Kasatreskrim Polres Kendari, AKP I Gede Pranata mengatakan, kasus pembunuhan itu terungkap dari hasil visum jasad korban di Rumah Sakit Bhayangkara Kendari.

"Dari hasil visum ada luka lebam di beberapa tubuh korban akibat pukulan benda tumpul," katanya, Selasa (27/10/2020).

Dari bukti-bukti yang dikantongi polisi dan keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian, polisi akhirnya mengendus jejak para pelaku.

Tak butuh waktu lama, tiga dari enam pelaku ditangkap di rumahnya masing-masing tanpa perlawanan.

"Tiga pelaku ini kami tangkap di rumahnya kawasan Jalan Bambu Putih, Kelurahan Mata Bubu, Kecamatan Poasia," katanya.

Sedangkan tiga pelaku lainnya masih dalam pengejaran petugas. "Tiga pelaku lain kabur dan sedang dalam pengejaran," ucap I Gede Pranata.

Dia mengungkapkan, dari keterangan ketiga pelaku kasus pembunuhan itu terjadi karena mereka tersinggung dengan ucapan korban yang dinilai kasar saat pesta minuman keras (miras).

"Korban ini kata para pelaku mengumpat dengan kata-kata kasar, sehingga para pelaku tersinggung," katanya.

Keenam pelaku, kata dia, kemudian memukul dan menganiaya korban hingga tak berdaya. Keenam pelaku kemudian membuang jasad korban ke Teluk Kendari Jalan Bypass untuk menghilangkan jejak.

Akibat perbuatannya itu, ketiga pelaku dijerat pasal berlapis yakni, Pasal 338 dan 170 dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun.

Sebelumnya, jasad Edwar ditemukan mengapung di Teluk Kendari oleh pemulung. Temuan mayat itu sontak menggegerkan warga Mata Bubu, Kendari.


Editor : Kastolani Marzuki