get app
inews
Aa Text
Read Next : BNPP Bedah 15.000 Rumah Tidak Layak Huni di 40 Kabupaten Kawasan Perbatasan

Bukan Hanya Jakarta, BNPP Sebut Masa Depan Indonesia Ada di Garis Batas Wilayah Negara!

Rabu, 29 April 2026 - 15:21:00 WIB
Bukan Hanya Jakarta, BNPP Sebut Masa Depan Indonesia Ada di Garis Batas Wilayah Negara!
BNPP memberikan kuliah umum di Politeknik Ben Mboi, Universitas Pertahanan (Unhan) RI, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Selasa (28/4/2026). (Foto: ist)

BELU, iNews.id – Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) terus berupaya menanamkan kesadaran strategis kepada generasi muda mengenai pentingnya menjaga kedaulatan dan membangun ekonomi di garis terdepan NKRI. 

Melalui program BNPP MENYALA (Menyapa Langsung Praja dan Mahasiswa), BNPP memberikan kuliah umum di Politeknik Ben Mboi, Universitas Pertahanan (Unhan) RI, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di wilayah perbatasan RI-Timor Leste ini bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman mendalam tentang tata kelola perbatasan yang modern dan terintegrasi.

Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP, Nurdin menegaskan, pembangunan perbatasan saat ini tidak hanya berfokus pada aspek kedaulatan dan keamanan saja, melainkan juga instrumen kesejahteraan.

"Membangun perbatasan berarti membangun ekonomi rakyatnya. Tanpa ekonomi yang maju dan produktivitas tinggi, kesejahteraan akan lama kita capai," ujar Nurdin di hadapan para mahasiswa.

Ia juga mendorong mahasiswa untuk menjadikan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) seperti Motaain dan Motamasin sebagai laboratorium belajar lapangan. 

Menurutnya, PLBN bukan sekadar pintu gerbang, melainkan sentra pertumbuhan ekonomi yang memasok kebutuhan negara tetangga, Timor Leste.

Senada dengan itu, Kelompok Ahli BNPP, Hamidin memaparkan, pentingnya manajemen perbatasan berbasis teknologi dan penguatan kerja sama bilateral di tengah dinamika geopolitik global.

“Berbicara perbatasan masa depan tidak cukup hanya soal pertahanan. Fokus utama ke depan adalah menghidupkan ekonomi dengan kerja sama yang setara dan sinkronisasi antarlembaga,” kata Hamidin. 

Ia optimistis dalam satu dekade ke depan, kawasan perbatasan Indonesia akan menjadi wilayah maju yang sejajar dengan model pengelolaan perbatasan dunia.

Dari sisi keamanan dan akademik, kuliah umum ini juga menghadirkan Letkol Arm Dr. Erlan Wijatmoko (Satgas Pamtas RI–RDTL) yang menjelaskan fungsi teritorial TNI di perbatasan, serta Dekan Fakultas Vokasi Logistik Militer Unhan RI, Marsekal Muda TNI Dr. Penny Radjendra.

Dr Penny berharap kolaborasi antara Unhan dan BNPP ini dapat memperkaya wawasan strategis mahasiswa, khususnya di bidang logistik militer dan pengelolaan wilayah perbatasan.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut