4 Anak dan Bayi Penderita Hidrosefalus Dioperasi di RSUD URM Waingapu

Dionisius Umbu Ana Lodu · Senin, 19 April 2021 - 20:38:00 WIB
4 Anak dan Bayi Penderita Hidrosefalus Dioperasi di RSUD URM Waingapu
Bupati Sumba Timur Khristofel Praing membesuk dan memberikan dukungan moril untuk keluarga bayi penderita hidrosefalus di RSUD URM Kota Waingapu. (Foto: iNews.id/Dionisius Umbu Ana Lodu)

SUMBA TIMUR, iNews.id – Empat orang anak dan bayi penderita hirosefalus menjalani operasi di RSUD Umbu Rara Meha (URM) Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, NTT, mulai Senin (19/4/2021). Mereka sebelumnya telah menjalani perawatan praoperasi dan juga akan mendapat perawatan pascaoperasi di rumah sakit terbesar di Pulau Sumba itu.

Dari empat pasien hidrosefalus, dua di antaranya berasal dari Kabupaten Sumba Tengah sedangkan dua orang lainnya dari Kabupaten Sumba Timur.

Sebelum operasi untuk mengeluarkan cairan yang berlebih di kepala anak dan bayi penderita, Bupati Sumba Timur Khristofel Praing bersama rombongan pejabat pemkab setempat datang untuk membesuk dan memberikan motivasi kepada keluarga. 

Seorang ibu menjaga bayinya yang menderita hidrosefalus di RSUD URM Kota Waingapu. (Foto: iNews.id/Dionisius Umbu Ana Lodu)
Seorang ibu menjaga bayinya yang menderita hidrosefalus dan akan dioperasi di RSUD URM Kota Waingapu. (Foto: iNews.id/Dionisius Umbu Ana Lodu)

Bupati berdialog dan memberikan penguatan juga keyakinan kepada para pasien bahwa di tengah kesulitan yang dialami keluarga terkait kondisi anak dan bayi mereka. Pemerintah dan pihak donatur berupaya untuk bisa memberikan yang terbaik bagi pemulihan orang terkasihnya.

"Idealnya pemerintah harus menemukan persoalan-persoalan yang ada di masyarakat. Kebetulan satu anak saya temukan di Kelurahan Kambaniru. Saya komunikasikan dengan dokter dan beberapa orang yang terpanggil secara kemanusiaan. Mereka meresponsnya dengan baik," kata Khristofel.

Ibu dari salah satu penderita hidrosefaluas, Ana Kore, mengatakan, putrinya Dwi sejak berusia tiga bulan sudah menampakkan gejala hidrosefalus. Namun, karena beragam keterbatasan yang dimiliki, barulah bisa ditangani dengan operasi yang melibatkan tim gabungan dokter dari RSUD WZ Yohanes Kupang dan RSUD URM Waingapu. 

"Dari umur tiga bulan sakit dan sekarang umurnya 1 tahun 1 bulan. Kami keluarga diberitahu pak bupati nanti akan diupayakan pengobatannnya. Puji Tuhan hari ini terlaksana dan akan dioperasi," kata Ana ketika ditemui di ruang vena II RSUD URM Waingapu.

Sementara Yohana, ibu dari seorang anak berusia 10 tahun asal Anakalang, Kabupaten Sumba Tengah, juga menyatakan rasa syukurnya atas operasi tersebut. 

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: