37 WNA Malaysia yang Tiba di Pelabuhan Nunukan Dikarantina untuk Antisipasi Corona

iNews.id ยท Sabtu, 28 Maret 2020 - 18:44 WIB
37 WNA Malaysia yang Tiba di Pelabuhan Nunukan Dikarantina untuk Antisipasi Corona
WNA Malaysia yang baru tiba di Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten Nunukan, Kaltara, dijaga ketat untuk mencegah penyebaran Covid-19, Sabtu (28/3/2020). (Foto: Antara)

NUNUKAN, iNews.id –Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Nunukan menjaga ketat 37 Warga Negara Asing (WNA) Malaysia yang tiba di Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara), Sabtu (28/3/2020). Para WNA yang baru mengikuti Ijtima Ulama Dunia 2020 Zona Asia di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, itu langsung dikarantina.

KKP Nunukan Baharullah mengatakan, para WNA Malaysia itu kembali ke negaranya dengan menggunakan armada PT Pelni yakni KM Lambelu. Petugas melakukan penjagaan ketat terhadap mereka sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona.

“Sebanyak 37 WN Malaysia yang baru tiba diperiksa ketat terkait dengan langkah pencegahan penyebaran virus corona,” kata Baharullah di Pelabuhan Tunon Taka, dikutip dari Antara.

Setibanya di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, WN Malaysia bersama ratusan penumpang lainnya memasuki bilik disinfektan yang disediakan PT Pelindo Cabang Nunukan.

Aparat Kepolisian dan Satpol PP setempat turun mengawasi penumpang KM Lambelu yang baru tiba. Petugas mengatur agar para WNA Malaysia tersebut tidak berkerumun keluar dari dermaga pelabuhan. Setelah sampai di Terminal Pelabuhan, WN Malaysia dikumpulkan dalam ruangan tertentu untuk pemeriksaan berikutnya.

Baharullah menyatakan, pemeriksaan yang dilakukan terhadap 37 WN Malaysia seperti biasanya menggunakan scanner thermal yang telah disediakan sebelumnya. Ini sebagai antisipasi penyebaran Covid-19 yang berpotensi terjadi karena penumpang tersebut berasal dari sejumlah daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT, Sulawesi Tenggara (Sultra), dan Sulawesi Selatan (Sulsel).

“Ke-37 WNA Malaysia ini langsung dikarantina di Rusunawa di Jalan Ujang Dewa Kelurahan Nunukan Selatan yang disediakan Pemkab Nunukan,” katanya.

Sementara Kepala Satpol PP Nunukan, Abdul Kadir membenarkan WNA Malaysia yang baru tiba di Pelabuhan Tunon Taka setelah melakukan perjalanan dari Sulsel, langsung dikarantina di Rusunawa selama 14 hari. Langkah itu harus dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

“Kami langsung bawa ke rusunawa untuk dikarantina sesuai petunjuk yang telah ditentukan," ujar Abdul Kadir saat memimpin langsung penjemputan WNA Malaysia di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan.

Abdul Kadir menegaskan, keluarga dan kerabat ke-37 WNA Malaysia tidak diizinkan menjemput sebelum 14 hari masa isolasi berakhir. Karantina ini sudah menjadi ketentuan bagi pendatang dari daerah pandemi Covid-19.

“Dari sini (Pelabuhan Tunon Taka), kami langsung jemput dan bawa ke rusunawa untuk dikarantina,” ujarnya.


Editor : Maria Christina