2 Kasus Corona Pertama Ditemukan di Kaltara, Kedua Pasien Baru dari Jakarta

iNews.id ยท Sabtu, 28 Maret 2020 - 16:53 WIB
2 Kasus Corona Pertama Ditemukan di Kaltara, Kedua Pasien Baru dari Jakarta
Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Irianto Lambrie saat memantau bandara Juata di Tarakan. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.idVirus corona terus menyebar luas ke berbagai daerah di Indonesia. Kasus pertama pasien positif Covid-19 dilaporkan telah ditemukan di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Sabtu (28/3/2020), yang menginfeksi dua warga.

Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 hingga Sabtu (28/3/2020) jumlah pasien positif virus corona di Indonesia kini tersebar di 29 provinsi. Hingga Sabtu (28/3/2020) tercatat 1.155 kasus positif atau bertambah 109 kasus dari sebelumnya.

Gubernur Kaltara Irianto Lambrie sebelumnya menyampaikan, satu pasien positif tengah dalam penanganan di ruang isolasi RSUD Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor. Satu pasien positif lainnya dirawat di ruang isolasi RSUD Pemprov Kaltara di Kota Tarakan.

“Dengan segala keprihatinan, saya mengumumkan adanya dua warga kita positif terjangkit Covid-19, hasil uji Laboratorium Kesehatan Surabaya,” kata Irianto dalam siaran pers yang diterima di Tarakan, dikutip dari Antara, Jumat (27/3/2020).

Keduanya memiliki riwayat bepergian ke daerah wabah Covid-19, yaitu DKI Jakarta. Setelah kembali ke Kaltara, satu orang dinyatakan Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan seorang lagi Pasien Dengan pengawasan (PDP) hingga akhirnya dinyatakan positif Covid-19.

“Saya minta semua masyarakat tetap tenang namun tetap harus waspada. Mari kita terus mawas terhadap penyebaran dan penularan Covid-19 ini dengan melakukan social dan physical distancing,” kata Irianto.

Irianto meminta warga agar mengikuti semua imbauan pemerintah demi mencegah penularan. Sayangi diri, keluarga dan orang lain.

Dia juga telah berkeliling meninjau Pasar Induk Tanjung Selor untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dan stabilitas harga. Dari hasil komunikasinya dengan sejumlah pedagang, harga komoditas di pasar ini masih relatif normal baik itu beras, telur ayam, sayuran, dan kebutuhan pokok lainnya.

“Saya juga mengajak pedagang dan pembeli di Pasar Induk tadi untuk terus menjaga kesehatannya. Minimal memakai masker. Bisa dibuat sendiri jikalau di apotek masih kekurangan. Siapa pun bisa terjangkit, jangan dianggap remeh,” kata Irianto.

Dia menambahkan, Disperindagkop Bulungan dan UPT Pasar Induk Tanjung Selor bersama-sama dengan sejumlah Kepala OPD Pemprov Kaltara juga telah berkoordinasi untuk penangggulangan Covid-19. Gubernur menginstruksikan agar Pasar Induk Tanjung Selor harus mulai memperbanyak fasilitas untuk mencuci tangan.

Sementara Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, selain pasien positif corona yang bertambah di Indonesia, pasien yang dinyatakan sembuh dan bisa pulang juga bertambah 13 orang sehingga total menjadi 59.

“Selain itu terjadi pula penambahan data pasien meninggal dunia sebanyak 15 orang sehingga total kematian 102 orang,” kata Yuri dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (28/3/2020).

Adapun DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten tetap menjadi tiga provinsi dengan kasus positif terbanyak. Di Jakarta, pasien positif bertambah lagi 38 kasus menjadi 627. Pasien sembuh 43 orang dan meninggal dunia sebanyak 62 orang.


Editor : Maria Christina