3 Pelaku Teror Pelemparan Kepala Anjing Ditangkap, Diduga terkait Proyek Lembaga Adat Melayu

Banda Haruddin Tanjung · Jumat, 12 Maret 2021 - 16:58:00 WIB
3 Pelaku Teror Pelemparan Kepala Anjing Ditangkap, Diduga terkait Proyek Lembaga Adat Melayu
Para pelaku teror pelemparan kepala anjing kompak bersujud di hadapan Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya lagi. (Foto: SINDOnews/Banda Haruddin Tanjung)

PEKANBARU, iNews.id - Polisi menangkap tiga pelaku teror pelemparan anjing di rumah Kasi Penmas dan Humas Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Muspidauan. Motif aksi teror diduga dilatarbelakangi para pelaku takut proyeknya di Lembaga Adat Melayu (LAM) Pekanbaru akan diusik.

Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi mengatakan, hal ini karena Muspidauan terpilih sebagai Ketua Harian LAM Pekanbaru dalam Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) LAM. Dalam kasus ini, ada lima pelaku dan satu di antaranya aktor intelektual.

"Para pelaku ini takut terganggu kerja mereka di bagian properti terganggu. Jadi dengan adanya kepengurusan LAM Pekanbaru, mereka takut kehilangan itu," kata Kapolda Riau dalam jumpa pers di Mapolda Riau, Jumat (12/3/2021).

Dalam kasus pelemparan kepala anjing di rumah pengurus LAM dan pejabat Kejati Riau, tiga pelaku diamankan yakni Irwan Purwanto, Didik Wahyudi, dan Boy. Sementara satu pelaku pelemparan berinisial B masih buron.

"Pelaku yang mendanai kasus ini adalah J, yang masih kami cari. Ini merupakan cara-cara kriminal yang sangat meresahkan. Kami pasti tindak tegas," ujarnya.

Selain meneror Ketua Harian LAM Pekanbaru, mereka juga menakut-nakuti pengurus lembaga adat lainnya yakni M Nasir Panyalai. M Nasir dinilai para pelaku sebagai orang yang mendukung Musdalub LAM Pekanbaru yang digelar pada 24 Januari 2021.

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2