Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya saat menunjukkan surat bebas Covid-19 palsu. (ANTARA FOTO/Rony Muharrman)

Kapolda mengatakan, kecurigaan petugas bermula dari tidak adanya barcode pada surat hasil swab antigen tersebut. Sebab, selama ini pada hasil tes antigen RS, selalu ada barcode di surat keterangan.

"Jadi setiap surat yang keluar itu pakai barcode. Kalau tidak ada barcode itu palsu. Kami sedang dalami (siapa pemesan dan bagaimana), tapi biasanya mereka sampai bandara, tidak ada tiket dan mereka ini dijadikan sasaran," ucapnya.

Terkait pelaku lain yang terlibat, Kapolda memastikan akan mengusut tuntas dari kasus tersebut. Dia berkeyakinan pelaku tidak bekerja sendiri hingga bisa menjual ribuan surat palsu.

"Pelaku lain masih kita dalami karena kita tahu, hal-hal yang menimbulkan keuntungan cepat biasanya tidak bekerja sendiri. Artinya kalau keluar surat, tetapi tidak ada cek swab medis berarti palsu," ujarnya.


Editor : Donald Karouw

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network