Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar. (Foto: iNews).

Penyidik juga menemukan bercak darah pada barang bukti yang identik dengan DNA korban. Di lokasi kejadian, polisi mengamankan tas berisi perlengkapan medis dan sejumlah obat anestesi.

Rekaman CCTV memperlihatkan korban datang seorang diri ke lokasi tanpa ada pihak lain yang menyertainya. Sementara itu, hasil digital forensik terhadap perangkat elektronik korban tidak menemukan bukti yang mengarah pada keterlibatan orang lain.

Dari pemeriksaan psikologi forensik, korban diduga mengalami tekanan psikologis yang berkaitan dengan persoalan finansial, utang pinjaman online, beban pendidikan PPDS, serta tanggung jawab terhadap keluarga. 

Penyidik juga menemukan pesan yang belum sempat terkirim kepada istri korban di handphone (HP). Berdasarkan keterangan 14 saksi, hasil autopsi, laboratorium forensik, digital forensik, psikologi forensik, serta barang bukti yang dikumpulkan, Polres Siak memastikan tidak ditemukan fakta yang mengarah pada tindak pidana pembunuhan.

Peringatan: Isi artikel ini berkaitan dengan topik bunuh diri. Bagi Anda yang sedang mengalami tekanan mental atau pikiran menyakiti diri, disarankan untuk segera berkonsultasi ke psikolog, psikiater, atau layanan bantuan psikologis terpercaya.


Editor : Kurnia Illahi

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network