Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur, NTT, meletus dengan tinggi kolom abu 1.100 meter, Kamis (4/6/2026). (Foto: iNews)

FLORES TIMUR, iNews.id – Aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali meningkat. Gunung api aktif tersebut kembali erupsi, Kamis (4/6/2026) sore, pukul 17.01 WITA. Letusan ditandai dengan muntahan kolom abu vulkanik setinggi kurang lebih 1.100 meter di atas puncak.

Berdasarkan data visual, tinggi kolom abu vulkanik tersebut secara keseluruhan mencapai sekitar 2.684 meter di atas permukaan laut. Kolom abu yang membubung tinggi tersebut teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal yang condong bergerak ke arah utara, barat laut, barat, dan barat daya.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-Laki, Herman Yoseph Mboro menjelaskan, letusan ini terekam jelas di alat seismogram. Karakteristik letusan sore ini tercatat memiliki amplitudo maksimum 14,8 milimeter dengan durasi gempa letusan kurang lebih 2 menit 14 detik. saat ini, status gunung api tersebut masih berada pada Level III (Siaga). 

Merespons ancaman bahaya yang dapat ditimbulkan, pihak berwenang langsung mengeluarkan rekomendasi ketat bagi keselamatan warga dan wisatawan di sekitar area vulkanik. 

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki, serta para pengunjung maupun wisatawan, agar sama sekali tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi," kata Herman Yoseph Mboro, Kamis (4/6/2026). 

Pihak pos pengamatan juga meminta masyarakat untuk tetap tenang, selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah setempat, serta tidak mudah mempercayai isu-isu bohong atau hoaks yang tidak jelas sumber utamanya. 

Selain ancaman material vulkanik langsung, petugas juga memperingatkan warga akan potensi ancaman sekunder. Masyarakat diminta ekstra waspada terhadap potensi banjir lahar hujan pada aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak gunung, terutama jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi. 

Beberapa wilayah yang diminta meningkatkan kewaspadaan tinggi terhadap ancaman lahar hujan ini meliputi daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, hingga Nawakote.


Editor : Kastolani Marzuki

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network