Wakil Ketua KPK Nilai Pilkada 2020 untuk Pilih Pemimpin, Bukan Lahirkan Koruptor

Okezone, Demon Fajri ยท Jumat, 13 November 2020 - 11:41:00 WIB
Wakil Ketua KPK Nilai Pilkada 2020 untuk Pilih Pemimpin, Bukan Lahirkan Koruptor
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron. (Foto: Antara/Aditya Pradana Putra).

BENGKULU, iNews.id - Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron menilai Pilkada Serentak 2020 untuk memilih pemimpin bukan melahirkan koruptor. Pasalnya banyak uang yang dihamburkan untuk Pilkada 2020.

''Pilkada itu mahal. Banyak uang dikeluarkan untuk pelaksanaan pilkada. Terlalu besar bangsa ini menghambur-hamburkan uang untuk pilkada ketika bangsa ini pada akhirnya bukan memilih pemimpin daerah, tapi koruptor. Jangan sampai pilkada 2020 malah menambah angka kepala daerah yang tertangkap KPK,'' kata Ghufron, Kamis (12/11/2020).

Pernyataan ini disampaikan Ghufron dalam Pembekalan Calon Kepala Daerah (Cakada) Provinsi Bengkulu, Riau, Jawa Barat (Jabar), dan Sulawesi Barat (Sulbar). Sementara untuk pasangan cakada di Riau, Jabar, dan Sulbar, mengikuti pembekalan lewat telekonferensi.

Data KPK sejak 2004 hingga Mei 2020, tercatat 397 perkara korupsi yang dilakukan oleh pejabat politik. Salah satunya kepala daerah di 27 provinsi yang sudah ditangani KPK.

Khusus Provinsi Bengkulu, Riau dan Kepulauan Riau, dan Jabar, jumlah perkara korupsi berturut-turut sebanyak 22, 64, dan 101 kasus. Provinsi Sulbar belum masuk dalam data KPK.

Jenis korupsi kepala daerah, kata Ghufron, dapat dibagi ke dalam 5 modus. Pertama, intervensi dalam kegiatan belanja daerah, mulai Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ), pengelolaan kas daerah, pelaksanaan hibah, bantuan sosial (bansos), dan program, pengelolaan aset, dan penempatan anggaran pemerintah daerah (pemda) di BUMD.

Editor : Faieq Hidayat

Halaman : 1 2