Viral Jenazah Pasien PDP Covid-19 di Kendari Jadi Kerumunan, Puluhan Pelayat Diisolasi

Febriyono Tamenk · Rabu, 25 Maret 2020 - 08:32 WIB
Viral Jenazah Pasien PDP Covid-19 di Kendari Jadi Kerumunan, Puluhan Pelayat Diisolasi
Potongan video jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) di Kendari dipindahkan ke rumah duka

KENDARI, iNews.id - Pasien Dalam Pengawasan Covid -19 yang meninggal pada Senin (23/3/2020) di RSUD Bahteramas Kendari, Sulawesi Tenggara mendadak viral di media sosial. Pasalnya, jenazah yang sudah dibungkus plastik kedap malah dibuka keluarga.

Dari video amatir yang diterima iNews, jenazah pasien PDP Covid -19 tiba di rumah duka di Kabupaten Kolaka. Jenazah diangkut pihak keluarga dengan mobil pribadi dari RSUD Bahteramas Kendari.

Sejumlah pelayat dan keluarga membuka plastik kedap yang telah dibungkus oleh pihak rumah sakit sebagai prosedur penanganan jenazah terinfeksi Covid-19. Pasien dirawat selama tiga hari karena mengalami gejala batuk, sesak nafas mirip Covid–19.

Kejadian ini sontak mendapat respon pihak medis, salah satunya dokter forensik Polda Sulawesi Tenggara Kompol Mauludin. Dia meminta warga atau sudara dapat menahan diri dan mematuhi peraturan pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid–19.

"Tolong hal-hal tersebut (membuka jenazah pasien PDP) dihindari. Ini pembelajaran ke depan kita hindari," kata Mauludin, Rabu (25/3/2020).

Menurutnya, meskipun jenazah masih berstatus PDP harus langsung dimakamkan untuk menghindari penularan Covid–19. Saat ini hasil swab jenazah belum diketahui dan masih menunggu dari Balitbangkes Kemenkes.

"Semoga hasilnya jenazah negatif Covid-19," ujarnya.

Saat ini warga dan keluarga yang datang melayat didata dan akan dikarantina selama 14 hari.


Editor : Nani Suherni