MAUMERE, iNews.id – Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terekam kamera ngamuk dan memarahi kontraktor di hadapan warga. Dia bahkan tampak hendak menendang dan mengepalkan tangan sambil ancang-ancang melepaskan tinjunya ke arah kontraktor tersebut.
Peristiwa ini terjadi saat bupati melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek pengerjaan pagar Puskesmas Waigete, Selasa (31/12/2019). Pagar yang baru dibangun dengan anggaran mencapai Rp4 miliar tersebut roboh sepanjang 20 meter usai diterjang banjir bandang beberapa waktu lalu.
Viral Bupati Labura Jatuh ke Sungai saat Banjir Bandang, Kapolsek Langsung Loncat Menolong
Bupati tampak kesal dan amarahnya memuncak saat melihat hasil kerja kontraktor yang dinilai asal-asalan. Saking emosinya, bupati sempat mendorong kontaktor tersebut. Bahkan sampai memasang ancang-ancang mengangkat kaki untuk menendang meski pada akhirnya hal itu urung dilakukan.
Dalam keterangannya, Bupati Sikka mengatakan jika sidak ini dilakukan terhadap pengerjaan proyek yang terindikasi tidak memuaskan. Di mana pagar puskemas tersebut baru dibangun namun sudah roboh.
“Kami cek dan tanya kontraktor jika pondasinya digali atau tidak. Dia bilang digali, kami buktikan, saya minta staf gali dan cek ternyata tidak ada pondasi. Dia (kontraktor) berbohong. Di situ saya marah. Saya bilang ‘kamu kalau zaman orde baru sudah saya pukul kamu ya’. Cara kerja seperti ini membohongi rakyat,” ujar Fransiskus Roberto Diogo, Selasa (31/12/2019).
Menurutnya, pengerjaan proyek dengan cara-cara seperti ini tidak hanya merugikan, namun juga membahayakan.
“Kalau bangunan ini roboh dan mengenai anak kecil siapa yang bertanggung jawab. Sebagai pemimpin dengan hal-hal seperti ini harus tunjukkan ekspresi kemarahan. Pemimpin tidak bisa hanya diam. Tidak boleh bekerja seperti ini,” katanya.
Seusai sidak, bupati meminta kontraktor untuk membongkar kembali pagar yang sudah dibangun dan membangun ulang sesuai standar yang ditentukan. Video rekaman kemarahan bupati terhadap kontaktor nakal ini pun kini viral di media sosial.
Editor: Donald Karouw