Terdakwa Pembunuh Mahasiswa Fakultas Filsafat Unwira Kupang Divonis Bebas

Emanuel Kau Suni · Jumat, 09 Oktober 2020 - 21:14:00 WIB
Terdakwa Pembunuh Mahasiswa Fakultas Filsafat Unwira Kupang Divonis Bebas
Terdakwa pembunuh mahasiswa Fakultas Filsafat Unwira Kupang, Petrus Antonius Ayub Adha alias Ayub Adha (24), divonis bebas dalam sidang virtual di PN Kupang, Jumat (9/10/2020). (Foto: iNews/Emanuel Kau Suni)

KUPANG, iNews.id - Terdakwa kasus pembunuhan Carolino A Sowo alias Charly (25), mahasiswa Fakultas Filsafat Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang, divonis bebas hakim Pengadilan Negeri (PN) Kelas IIA Kupang. Terdakwa Petrus Antonius Ayub Adha alias Ayub Adha (24) sebelumnya didakwa bersalah membunuh Charly yang jenazahnya ditemukan di Pantai Oesapa, pada 2018.

Majelis hakim dipimpin Ketua Fransiskus Wilfridus Mamo dengan hakim anggota Reza Tyrama dan Cokorda Budi Pastima, membacakan vonis bebas terhadap terdakwa dalam sidang putusan di Ruang Cakra PN Kupang, Jumat (9/10/2020) siang. Sementara tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) terdiri atas Abdulrahman, Devis Umbu Lele dan Fary Franklin.

Majelis hakim dalam amar putusannya mengatakan, terdakwa Petrus Antonius Ayub Adha alias Ayub Adha tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindakan pidana, sebagaimana didakwakan dalam dakwaan primer dan dakwaan subsidair dan dakwaan lebih subsidair tersebut.

"Karena itu, maka terdakwa Petrus Antonius Ayub Adha alias Ayub Adha harus dibebaskan dari segala tuntutan. Hak-hak terdakwa dalam hal kemampuan, kedudukan dan harkat serta martabatnya harus dipulihkan dan diperintahkan untuk dibebaskan dari tahanan segera setelah putusan diucapkan," kata hakim.

Sidang dimulai pada pukul 13.30 Wita hingga pukul 14.30 Wita. Terdakwa Petrus Antonius Ayub Adha alias Ayub dan JPU mengikuti sidang secara virtual. Terdadkwa juga tampak didampingi tim kuasa hukum Imbo Tulung bersama Biyante, Rio Mamoh, Marsel Manek dan Yance Tobias Mesah.

Ketua Tim Kuasa Hukum terdakwa, Imbo Tulung mengatakan, sejak awal pihaknya meyakini klien mereka tidak bersalah dalam perkara pembunuhan itu. Dalam persidangan, jaksa juga gagal membuktikan dakwaannya.

"Poin penting dari apa yang kami utarakan, hukum masih ada untuk suatu keadilan. Dalam kasus ini, jaksa gagal untuk menjerumuskan dan kami berhasil membebaskan satu nyawa anak manusia yang tidak bersalah," katanya.

Terdakwa Petrus Antonius Ayub Adha alias Ayub Adha (24) sebelumnya didakwa bersalah membunuh Carolino Agustino Sowo alias Laly. Terdakwa diancam dengan Pasal 340 KUH , Pasal 338 KUHP dan Pasal 351 ayat (3) KUHP. Dalam sidang tuntutan yang digelar pada Kamis (1/10/2020), JPU menuntut terdakwa AA dengan pidana penjara selama 12 tahun penjara.

Editor : Maria Christina