Terapkan Larangan Mudik, Bupati Barito Timur Siap Tutup Perbatasan

Antara ยท Selasa, 04 Mei 2021 - 13:58:00 WIB
Terapkan Larangan Mudik, Bupati Barito Timur Siap Tutup Perbatasan
Sopir truk asal Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, putar balik karena tidak bisa menunjukkan surat bebas COVID-19 kepada Kepala Polres Barito Timur AKBP Afandi Eka Putra dan Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas. Foto: Antara

TAMIAN LAYANG, iNews.id - Bupati Barito Timur, Kalimantan Tengah (Kalteng), Ampera AY Mebas mengatakan, jajarannya siap untuk menutup jalur darat perbatasan dengan Wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) pada pelaksanaan larangan mudik tanggal 6-17 Mei 2021. Dia meyakini penutupan perbatasan bagi pemudik ini efektif untuk menekan penyebaran Covid-19.

"Saat ini masih dalam tahapan pengetatan. Dalam tahapan ini, pengendara roda dua dan empat wajib menunjukkan surat keterangan bebas Covid-19 dengan metode tes usap antigen," kata Ampera, di Tamian Layang, Kalteng, Selasa (4/5/2021).

Penutupan jalur darat, kata Ampera, akan dilakukan di Bundaran Pasar Panas, Kelurahan Taniran, Kecamatan Benua Lima, dan Desa Bentot di Kecamatan Patangkep Tutui yang berbatasan dengan wilayah Kalsel.

"Ini untuk mencegah Covid-19 masuk Kalteng, khususnya Kabupaten Barito Timur," kata Ampera.

Warga yang hendak memasuki wilayah Barito Timur dari dua daerah perbatasan tersebut, akan diminta putar balik. Kecuali warga yang sakit dan butuh pelayanan medis, serta warga yang melakukan tugas dinas.

Ampera mengatakan, penerapan kebijakan ini selaras dengan kebijakan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat untuk menekan risiko penularan Covid-19 pada masa mudik Lebaran. Jalur darat di dua daerah perbatasan yang akan ditutup saat ini masih dibuka dengan pengawasan ketat.

Editor : Erwin C Sihombing

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: