Suami Istri di Kapuas Nyaris Tewas Diserang Beruang saat Hendak Memanen Padi

Ade Sata ยท Kamis, 27 Februari 2020 - 05:00 WIB
Suami Istri di Kapuas Nyaris Tewas Diserang Beruang saat Hendak Memanen Padi
Pasutri yang diserang beruang masih dirawat di RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya, Kalteng, Rabu (26/2/2020). (Foto: iNews/Ade Sata)

PALANGKARAYA, iNews.id – Pasangan suami istri (pasutri) di Desa Pujon, Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng), nyaris tewas setelah diserang seekor beruang. Keduanya kini dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Doris Sylvanus Palangkaraya, karena luka parah dan patah tulang akibat serangan binatang buas itu.

Kardi (53), dan istrinya Ende (45), dirawat di Ruang Dahlia, Rabu (26/2/2020). Ende, sang istri mengalami luka parah di bagian paha sebelah kiri. Sementara suaminya Kardi mengalami luka dan patah tulang di kedua tangan akibat diserang beruang ganas.

Menurut Kardi, kejadian tersebut bermula saat dirinya bersama sang istri hendak memanen padi di sawah. Tiba-tiba, dia melihat seekor beruang terjerat jebakan babi yang sengaja dipasangnya. “Awalnya saya kira babi yang terjerat, tahu-tahunya beruang yang terjerat,” kata Kardi.

Saat Kardi hendak melepas jeratan karena mengira yang terjerat babi, tiba-tiba beruang dalam jeratan mengamuk. Kardi pun kaget. Suara beruang mengamuk itu ternyata mengundang kedatangan seekor beruang lain. Kardi dan istrinya lari menyelamatkan diri.

Namun, beruang itu sempat menerkam dan menggigit paha istrinya. Melihat kejadian tersebut, Kardi kembali dan berusaha menolong sang istri.

Kardi mengambil sebilah tombak dan menyerang balik beruang ganas tersebut. Saat berusaha menombak beruang, kedua tangan Kardi malah digigit dan ditarik beruang hingga robek dan patah.

“Saya awalnya sempat berlari setelah lihat ada beruang, tapi ternyata ibunya (istri) sudah diserang. Saya tombak, tapi ikut juga diserang,” kata Kardi.

Warga setempat yang mengetahui kejadian itu sempat membawa keduanya ke puskesmas terdekat. Namun karena keduanya luka parah, puskesmas merujuk Kardi dan Ende ke RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya. 

“Ada infeksi dari bekas luka dan luka robek karena digigit beruang. Lukanya acak-acakan. Kondisi sudah lumayan membaik, sudah ditangani dokter bedah. Sudah ada perubahan,” kata Kabid Humas RSUD Doris Sylvanus, Dokter Riza Syahputra.

Pasangan suami istri yang berprofesi sebagai petani ini masih harus dirawat inap di RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya selama beberapa hari ke depan. Keduanya juga tampak masih trauma dengan kejadian itu.


Editor : Maria Christina