Sopirnya Positif Covid-19, Bupati Bintan dan Istri Segera Dites Swab

Antara ยท Sabtu, 01 Agustus 2020 - 20:27 WIB
Sopirnya Positif Covid-19, Bupati Bintan dan Istri Segera Dites Swab
Kepala Dinas Kesehatan Bintan Gama AF Isnaeni (Foto: Antara)

TANJUNGPINANG, iNews.id - Bupati Bintan Apri Sujadi dan istrinya akan dites swab menyusul kondisi sopirnya bernama In yang dikonfirmasi positif terjangkit Covid-19. Hasil tersebut diketahui berdasarkan pemeriksaan usap dengan metode polymerase chain reaction (PCR) di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam.

Kepala Dinas Kesehatan Bintan Gama AF Isnaeni mengatakan, Bupati Bintan dan istrinya akan diambil swab pada Minggu besok (2/8/2020). Tim juga mengambil sampel swab terhadap keluarga In dan orang-orang yang pernah kontak dengannya.

"Orang-orang yang pernah kontak dengan In wajib melaksanakan karantina bila tidak sakit. Sementara orang-orang yang mengalami sakit, wajib dirawat. Mudah-mudahan dapat diputus rantai penularannya," kata Gama di Bintan, Kepulauan Riau, Sabtu (1/8/2020).

Gama mengatakan, sopir Bupati Bintan, In merasa demam sepulang mengantarkan Apri ke Bandara Hang Nadim, Batam pada 29 Juli 2020. Tim medis kemudian mengambil sampel swab. Hasil pemeriksaan PCR baru diperoleh Jumat (31/7/2020) dan dinyatakan positif Covid-19.

"Tim kami masih melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang pernah kontak erat dengan In," katanya.

Gama mengaku sejak awal sudah mengingatkan Bupati Bintan dan jajarannya untuk menaati protokol kesehatan. Hal yang miris, di antara staf pemerintahan kerap berbicara dalam jarak yang dekat tanpa menggunakan masker.

"Saya lihat juga ada yang berbisik-bisik, tidak menggunakan masker. Ini sudah melanggar protokol kesehatan," tuturnya.

Gama juga mengatakan jumlah pasien Covid-19 di Bintan terus bertambah. Total jumlah pasien Covid-19 di Bintan mencapai 21 orang. Sebanyak 13 orang di antara dirawat dan dikarantina. Sementara pasien yang sembuh tujuh orang, dan yang meninggal dunia satu orang.

"Kami berharap mobilitas orang luar ke Bintan dibatasi untuk mencegah penularan Covid-19. Ini seharusnya diberlakukan oleh Pemprov Kepri karena menyangkut antardaerah," katanya.


Editor : Maria Christina