Ribuan Rumah di Sikka NTT Terendam Banjir Rob, Warga Menantikan Bantuan

Joni Nura ยท Senin, 08 Juni 2020 - 17:20 WIB
Ribuan Rumah di Sikka NTT Terendam Banjir Rob, Warga Menantikan Bantuan
Warga menunjukkan kondisi rumahnya yang digenangi banjir rob di di Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, NTB, Senin (8/6/2020). (Foto: iNews/Joni Nura)

SIKKA, iNews.id – Ribuan rumah di sejumlah kecamatan di Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), massih terendam banjir rob, hingga Senin (8/6/2020). Kandang-kandang hewan ternak pun ikut terendam.

Dari pantauan iNews.id, air laut masih merendam ribuan rumah warga Senin siang tadi, termasuk di Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat. Selama empat hari dilanda banjir, warga mengaku belum mendapat bantuan. Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan memantau para korban banjir dan memberikan bantuan.

“Seperti ini sudah tiga hari berturut-turut dan bisa terjadi setiap bulan. Sampai sekarang kami belum menerima bantuan dari pemerintah daerah,” kata warga Kelurahan Wolomarang, Zainal Abidin.

Menurut warga, banjir rob memang selalu terjadi setiap bulan di permukiman mereka. Selama itu pula, warga terpaksa memilih bertahan di rumah dan terhambat beraktivitas.

Warga berharap pemerintah bisa membangun tanggul penahan agar air laut tidak masuk ke perumahan. Jika tidak, warga akan terus menghadapi persoalan yang sama setiap kali banjir rob muncul.

Sementara Ketua RT 30 Kelurahan Wolomarang Muhammad Rudin membenarkan, hingga saat ini belum ada bantuan pemerintah kepada warga yang terdampak banjir rob. Selain bantuan terkait banjir rob, warga juga belum menerima bantuan sosial tunai terdampak Covid-19 dari Kementerian Sosial (Kemensos).

“Penerima bantuan sudah didata dan segala persyaratan administrasi sudah dipenuhi, tapi bantuan sosial tunai dari Kemensos belum diterima warga sampai saat ini. Kami belum pernah menerima bantuan. Di sini saja ada 175 KK,” ujar Rudin.

Rudin juga berharap Pemkab Sikka segera memberikan bantuan kepada para ribuan korban banjir di enam kecamatan di kabupatenin ini. Apalagi, pemerintah daereah telah menetapkan banjir rob yang sudah terjadi beberapa hari terakhir di Sikka sebagai bencana daerah.


Editor : Maria Christina