Rakor Penanganan Karhutla di Jambi, Kemenko Polhukam: Ada 11 Titik Rawan di Indonesia

Azhari Sultan · Kamis, 25 Maret 2021 - 12:49:00 WIB
Rakor Penanganan Karhutla di Jambi, Kemenko Polhukam: Ada 11 Titik Rawan di Indonesia
Deputi V Kamtibmas Kemenko Polhukam Irjen Pol Armed Wijaya saat rakor penanganan karhutla di Polda Jambi. (Foto: MPI/Azhari Sultan)

JAMBI, iNews.id - Deputi V Kamtibmas Kemenko Polhukam Irjen Pol Armed Wijaya menyebut secara nasional ada 11 titik rawan di Indonesia yang rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hal ini dia sampaikan saat pembukaan 'Rakor Penanggulangan Bencana Karhutla' di Polda Jambi, Kamis (25/3/2021).

"11 titik rawan tersebut ada di Sumatra dan Kalimantan serta satu di Papua," ujar Armed.

Menurutnya, kedatangan dia untuk melaksanakan monitoring bencana karhutla di wilayah rawan terjadi karhutla.

"Selain pencegahan harus ada penegakan hukum yang tegas baik masyarakat dan pihak perusahaan," katanya.

Dia menambahkan, sesuai dengan arahan Presiden, harus ada solusi permanen sehingga tidak lagi timbul potensi karhutla. Di samping itu, dia juga mengapresiasi upaya Polda Jambi yang membuat inovasi aplikasi digital pencegahan karhutla.

"Harus didasarkan koordinasi antarinstansi agar saling mendukung dan tidak berdiri sendiri," ucapnya.

Armed juga berharap semua pihak terus bergerak dan semangat dalam menanggulangi terjadinya bencana karhutla.

Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo mengungkapkan, sebagian besar kerusakan sekat kanal akibat adanya perambahan hutan. Para pelaku illegal logging selalu memanfaatkan kanal untuk mengeluarkan kayu hasil curiannya. Karena itu, Kapolda menilai perlu adanya revitalisasi sekat kanal.

“Pelaku illegal logging inilah yang menjadi salah satu faktor utama terjadinya karhutla di Provinsi Jambi," ujar Kapolda.

Editor : Donald Karouw

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: