Pria Ini Rela Gantikan Istrinya yang Bertugas Jadi Perawat di Ruang Isolasi Covid-19 RS SI

Sigit Dzakwan Pamungkas ยท Rabu, 03 Juni 2020 - 15:43 WIB
Pria Ini Rela Gantikan Istrinya yang Bertugas Jadi Perawat di Ruang Isolasi Covid-19 RS SI
Lambang Pribadi bersama san istri Etika Sri Utami dan kedua buah hatinya. (Foto: IST)

PANGKALAN BUN, iNews.id - Seorang perawat di Rumah Sakit (RS) Sultan Imanuddin (SI) Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng), rela menggantikan istrinya yang juga perawat untuk bertugas di ruang isolasi Covid-19. Semua itu dia lakukan demi dua anak mereka.

Pria tersebut bernama Lambang Pribadi (32), perawat Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di RS SI Pangkalan Bun. Dia menceritakan, awalnya sang istri, Etika Sri Utami (30), yang merupakan tenaga sukarela (TKS) diperbantukan untuk bekerja di ruang isolasi Covid-19. Sementara Lambang bertugas di ruang Sindur RS SI.

"Saya bekerja di isolasi Covid-9 mulai 1 April 2020. Awalnya sebelum ke sana, saya menawarkan diri menjadi relawan perawat Covid-19 untuk menggantikan posisi istri saya yang ditugaskan di sana,” ujar Lambang, warga Jalan Jenderal Sudirman RT 15 Gang Garuda, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan (Arsel) ini, melalui pesan WhatsApp, Rabu (3/6/2020) siang.

Lambang mengaku rela menggantikan tugas sang istri di ruang isolasi Covid-19 demi dua anaknya yang masih kecil. Kedua anaknya bernama Ahmad Al Fatih Ardham Ramazan dan Anami Dyra Sabrina.

“Anak pertama saya laki-laki yang berumur 4 tahun dan anak kedua perempuan umur 1,5 tahun,” ujar Lambang.

Dia menceritakan, sejak bergabung sebagai petugas medis di ruang isolasi Covid-19 per 1 April 2020, dirinya harus tinggal di Rusunawa RS SI. Sesekali dirinya pulang, namun hanya sebentar saja dengan persiapan yang matang agar tidak sampai membahayakan keluarganya.

“Karena takut jika saya membawa virus saat pulang. Pada saat tenaga kesehatan RS SI ada yang terkonfirmasi positif Covid-19, saya memutuskan untuk tidak pulang sama sekali ke rumah,” katanya.

Lambang mengaku sudah kontak erat dengan rekan kerjanya yang dinyatakan sudah positif Covid-19 selama di ruang kerja dan di rusunawa. Bahkan, dia sekamar dengan mereka sehingga sangat rentan tertular virus corona.

“Saya satu kamar dengan adik saya yang juga positif Covid-19 dan sekamar juga dengan teman dekat saya yang positif Covid-19. Jadi satu kamar saya berinteraksi dekat dengan dua orang dekat saya yang positif Covid-19,” katanya.

Saat ini, dia juga sedang satu shift kerja dengan temannya yang juga positif Covid-19. Kondisi itu membuatnya semakin cemas tertular, apalagi jika sampai mengenai keluarganya.

“Jadi saya merasa terpapar dengan tiga orang positif Covid-19. Saya jadi takut untuk pulang. Tadi malam baru keluar juga hasil tes swab kedua saya yang alhamdulillah negatif,” ujarnya.

Karena itu pula, dia mengajukan diri untuk menggantikan istrinya yang bertugas di ruang isolasi Covid-19. Istrinya bisa terhindar dari penularan virus corona dan tetap bisa merawat kedua anak mereka.

Selama diisolasi, Lambang tidak bertemu dengan keluarga, termasuk sang istri yang bekerja di rumah sakit yang sama dengannya. Karena itu, dia sangat bahagia saat bertemu dengan istrinya pada Selasa malam tadi (2/6/2020). Saat itu, sang istri Etika Sri Utami sedang mengantar pasien dalam pengawasan (PDP) dan pasien positif ke ruang isolasi.

“Istri mengantar pasien dari Ruang Sindur yang hasil rapid test-nya positif saat itu. Saya enggak tahu kalau istri saya yang di Ruang Sindur juga ikut mengantar pasien tersebut,” ujar Lambang.

Melihat sang istri yang juga kembali mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap, Lambang mengaku sedih. Namun, pertemuan mereka tetap membuatnya bahagia.

“Pas saya tahu saya antara senang dan sedih. Senang karena bisa bertemu istri saya. Tapi juga sedih karena harus melihat istri saya mengenakan APD lengkap lagi. Alhamdulillah sekali saya tadi malam bertemu fisik dengan istri tercinta,” katanya.

“Setelah serah terima pasien saya memeluk istri saya karena rindu sudah lama gak pulang. Kebersamaan kami tadi malam difoto oleh teman saya yang ada di luar ruang pasien isolasi,” katanya.


Editor : Maria Christina