Polisi Tetapkan Siswa Tersangka Baru Penikaman Guru hingga Tewas di Manado, Ini Perannya

Jefry Langi ยท Senin, 28 Oktober 2019 - 18:02 WIB
Polisi Tetapkan Siswa Tersangka Baru Penikaman Guru hingga Tewas di Manado, Ini Perannya
Siswa SMK Ichtus Manado, FL memeragakan adegan saat menikam gurunya Alexander Pangkey hingga tewas dalam rekonstruksi yang digelar di sekolah itu, Senin (28/10/2019). (Foto: iNews/Jefry Langi)

MANADO, iNews.id – Polresta Kota Manado menetapkan satu tersangka baru dalam kasus penikaman guru oleh muridnya hingga tewas, Senin (22/10/2019). Tersangka berinisial OU tersebut merupakan siswa SMK Ichtus Manado, yang juga teman dari FL, pelaku penikaman Alexander Pangkey (54).

Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Tommy Aruan mengatakan, penetapan tersangka baru itu setelah proses penyidikan dan pengumpulan keterangan-keterangan dari saksi-saksi. Polisi juga mendapat petunjuk-petunjuk baru mengenai peran siswa lain dalam kasus penganiayaan yang menewaskan guru itu.

“Makanya kami menetapkan satu lagi tersangka sehingga dalam kasus pembunuhan guru ini, kami tetapkan untuk sementara dua tersangka,” kata Tommy Aruan di Manado, Senin (28/10/2019).

Dari hasil rekontruksi kasus penikaman guru oleh murid hingga tewas di SMK Ichtus Manado di Kecamatan Mapanget, Kota Manado, terungkap peran tersangka baru OU. OU turut serta membantu temannya FL menganiaya korban Alexander Pangkey.

“Saat adegan rekonstruksi tadi kita perhatikan tersangka melakukan pemukulan pada saat korban dengan pelaku penikaman sedang bergumul, tersangka yang baru memukul di bagian belakang korban,” kata Tommy.

Tommy mengatakan, dalam proses rekonstruksi itu, kedua tersangka dan saksi-saksi melakukan sekitar 27 adegan, dimulai dari saat siswa ditegur korban saat kedapatan merokok hingga korban ditolong. Adegan pertama, diawali saat tersangka baru mengisi tanah dalam polybag. Dia kemudian ditegur gurunya karena kedapatan merokok. Adegan terakhir, korban ditolong dua orang saksi dan dibawa ke rumah sakit.

Dua siswa SMK Ichtus Manado, FL dan OU memeragakan adegan-adegan penikaman dan pemukulan gurunya Alexander Pangkey hingga tewas saat rekontruksi, Senin (28/10/2019). (Foto: iNews/Jefry Langi)

Aksi tersangka FL yang menikam korban dengan membabi-buta, baru terlihat pada adegan ke-12. FL menikam korban di atas sepeda motor. Korban kemudian kembali ke halaman sekolah dan ditusuk kembali oleh pelaku. Setelah itu, pisau pelaku terjatuh.

Di saat itu, tersangka lain, OU menghampiri dan memukul korban. Korban berusaha melarikan diri. Namun, tersangka dikejar tersangka utama FL. FL kembali menikam korban dengan membabi buta.

“Untuk hari ini kami melaksanakan rekontruksi, kami juga mengundang dari jaksa penuntut umum sehingga pelaksanaan rekontruksi ini cukup satu kali. Rekontruksi ini sangat dibutuhkan dalam proses persidangan nanti,” kata Tommy.

Aksi penikaman yang dilakukan siswa SMK Ichtus Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), terhadap gurunya terjadi pada Senin (22/10/2019). Pelaku FL (16), menikam Alexander Pangkey (54), hingga berkali-kali. Penyebabnya pun sepele, karena korban menegur pelaku yang kedapatan merokok.

Detik-detik saat pelaku menikam korban Alexander Pangkey di halaman sekolah SMK Ichthus di Kecamatan Mapanget, Kota Manado, sempat direkam oleh siswa. Dalam video amatir yang beredar luas di aplikasi WhatsApp itu, pelaku yang memakai seragam sekolah, terlihat bertubi-tubi menusukkan pisau dapur ke tubuh korban.


Editor : Maria Christina