Video Amatir Tunjukkan Detik-Detik Siswa SMK di Manado Tikam Gurunya Bertubi-tubi

Jefry Langi ยท Selasa, 22 Oktober 2019 - 16:18 WIB
Video Amatir Tunjukkan Detik-Detik Siswa SMK di Manado Tikam Gurunya Bertubi-tubi
Alexander Pangkey (54), guru yang ditikam siswa di SMK Ichtus di Kecamatan Mapanget, Kota Manado, berusaha menyelamatkan diri, Senin (21/10/2019). (Foto: iNews/Jefry Langi)

MANADO, iNews.id – Aksi penikaman yang dilakukan seorang siswa SMK Ichtus Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), terhadap gurunya pada Senin (22/10/2019), membuat geger dunia pendidikan. Apalagi, pelaku berinisial FF (16), menikam Alexander Pangkey (54), hingga berkali-kali. Penyebabnya pun sepele, karena korban menegur pelaku yang kedapatan merokok.

Detik-detik saat pelaku menikam korban Alexander Pangkey di halaman sekolah SMK Ichthus di Kecamatan Mapanget, Kota Manado, sempat direkam oleh siswa. Dalam video amatir yang beredar luas di aplikasi WhatsApp itu, pelaku yang memakai seragam sekolah, terlihat bertubi-tubi menusukkan pisau dapur ke tubuh korban.

Korban yang memakai jaket merah, tersungkur ke tanah karena tidak mampu menghindari tusukan dari pelaku. Sambil menikam korban, pelaku berteriak-teriak histeris memaki-maki korban, melampiaskan kemarahan. Sementara korban masih berupaya meminta korban menghentikan aksinya.

Setelah itu, pelaku tampak meninggalkan korban, masih sambil berteriak-teriak. Korban kemudian berjalan tertatih-tatih ke luar sekolah sambil memegangi tubuhnya yang terluka. Korban tampak memanggil seorang guru perempuan yang selanjutnya terlihat seperti akan menyetop kendaraan untuk membawa korban mendapat penanganan.

Tak lama kemudian, korban menuju sepeda motor yang terbalik di jalan. Namun, korban tampak tidak mampu. Guru perempuan itu lalu menolong korban yang selanjutnya dibonceng pengendara sepeda motor.

Siswa menganiaya gurunya Alexander Pangkey (54), yang sudah tersungkur di halaman sekolah SMK Ichtus Kota Manado, Sulut, Senin (21/10/2019). (Foto: iNews/Jefry Langi)
Alexander Pangkey (54), guru yang ditikam siswa di SMK Ichtus di Kecamatan Mapanget, Kota Manado, tersungkur di halaman sekolah, Senin (21/10/2019). (Foto: iNews/Istimewa)

Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel mengatakan, dari hasil pemeriksaan pelaku dan saksi-saksi, aksi penikaman berawal saat pelaku dan temannya mendapat hukuman karena datang terlambat ke sekolah, Senin (21/10/2019). Begitu selesai menjalani hukuman, pelaku dan temannya lalu merokok di dalam sekolah.

Korban yang melihat pelaku merokok, datang menegur. Namun, pelaku tidak terima ditegur oleh guru. Pelaku lalu pulang ke rumah, mengambil pisau, dan kembali ke sekolah. Begitu bertemu korban, pelaku langsung menikamnya berkali-kali.

“Tersangka melihat korban di atas sepeda motor dan menusukkan pisau beberapa kali. Korban berusaha berlari ke halaman sekolah saat ditusuk untuk menghindar, namun tersangka tetap menusuknya beberapa kali hingga korban luka-luka,” kata Benny Bawensel.

Akibat ditusuk berkali-kali, korban luka parah dan dilarikan ke Rumah Sakit Profesor Kandow Manado. Namun, setelah dirawat intensif 10 jam, korban akhirnya meninggal dunia karena mengalami pendarahan hebat. Korban selanjutnya diautopsi di Rumah Sakit Bhayangkara.


Editor : Maria Christina