Polisi Akan Bongkar Makam Remaja Korban Pemerkosaan 7 Pria di Serpong Utara untuk Autopsi

Sukron ยท Selasa, 16 Juni 2020 - 12:13 WIB
Polisi Akan Bongkar Makam Remaja Korban Pemerkosaan 7 Pria di Serpong Utara untuk Autopsi
Makam korban pemerkosaan di TPU Tanjung Kampung Periyang, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Tangerang, Provinsi Banten, yang akan dibongkar, Rabu besok (17/6/2020). (Foto: iNews/Sukron)

TANGERANG SELATAN, iNews.id – Tim Forensik dari Polres Tangerang Selatan akan membongkar makam OR (16), remaja korban pemerkosaan tujuh laki-laki di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanjung Kampung Periyang, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Rabu besok (17/6/2020). Pembongkaran makam tersebut untuk kepentingan autopsi jenazah OR.

Kapolsek Pagedangan AKP Efri memaparkan, autopsi dilakukan karena polisi menduga, selain karena diperkosa, korban meninggal karena sempat dicekoki pil excimer atau penenang oleh para pelaku. Untuk itu, tim penyidik dari Polres Tangerang Selatan akan membongkar makam korban guna mengetahui pasti penyebab korban meninggalnya.

“Kami berkoordinasi dengan pihak keluarga korban dan tim forensik. Mudah-mudahan nanti tidak ada kendala, lancar semuanya, sehingga kami bisa melakukan upaya autopsi untuk korban. Nantinya tim ahli yang akan menyimpulkan penyebab kematian korban,” kata AKP Efri, Selasa (16/6/2020).

Informasi dari polisi itu pun sudah diketahui oleh keluarga korban. Keluarga korban OR juga telah menyetujui rencana polisi membongkar makam OR untuk proses autopsi.

Ketua RT sekaligus kerabat korban, Rasman mengatakan, dirinya sudah bertemu dengan keluarga OR dan petugas dari Polsek Pagedangan untuk membahas pembongkaran makam itu. Dia juga telah mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan untuk pembongkaran makam.

"Jadi segala sesuatunya untuk urusan di makam atau pembongkaran makam, pihak polsek menyerahkan kepada saya karena saya di sini sebagai pengurus pemakaman. Saya sudah persiapkan semuanya, beserta tim,” kata Rasman.

Diketahui, OR meninggal pada Kamis (11/6/2020) lalu setelah kondisi kesehatannya memburuk. Gadis warga Serpong Utara ini menjadi korban pemerkosaan tujuh laki-laki secara bergiliran di Kampung Cihuni, Kabupaten Tangerang.

Mirisnya, pemerkosaan dilakukan para pelaku setelah mereka mencekoki korban dengan pil excimer atau obat penenang. Dari kejadian pertengahan April itulah korban kemudian jatuh sakit hingga mengalami trauma dan akhirnya meninggal dunia.

Polisi telah menangkap empat dari tujuh pelaku pemerkosaan OR. Sementara tiga pelaku lainnya masih diburu hingga saat ini.


Editor : Maria Christina