Pembunuhan Mahasiswi Unib Bengkulu, Gubernur Minta Polisi Segera Tangkap Pelaku

Antara ยท Senin, 09 Desember 2019 - 17:59 WIB
Pembunuhan Mahasiswi Unib Bengkulu, Gubernur Minta Polisi Segera Tangkap Pelaku
Petugas dibantu warga mengevakuasi jaad Wina Mardiani (20) mahasiswi Unib yang ditemukan tewas terkubur dengan kaki terikat di belakang rumah kos. (Foto: Antara)

BENGKULU, iNews.id - Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah meminta polisi segera menemukan pelaku pembunuhan terhadap Wina Mardiani (20) mahasiswi semester V Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Bengkulu (Unib).

Jasad Wina ditemukan tewas terkubur di belakang kamar indekosnya di Kelurahan Beringin Raya, Kota Bengkulu dengan kepala terbungkus karung dan kaki terikat, Minggu (8/12/2019) sore. Sebelum ditemukan tewas, Wina dilaporkan hilang sejak lima hari lalu.

"Saya tadi juga sudah sampaikan dengan pihak kepolisian agar memastikan penyebab kematian. Nanti kan bisa diketahui melalui autopsi. Saya juga minta polisi untuk segera mengungkap siapa pelakunya," kata Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat mengunjungi keluarga almarhumah di Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Bengkulu, Senin (9/12/2019).

Rohidin mengatakan, petugas saat ini tengah melakukan autopsi terhadap jenazah korban. Dia berharap hasil autopsi nanti dapat menyimpulkan penyebab kematian korban dan polisi bisa menemukan titik terang tentang siapa yang menjadi pelaku pembunuhan ini.

BACA JUGA:

Hilang 5 Hari, Mahasiswi di Bengkulu Ditemukan Terkubur dengan Kaki Terikat

Pembunuhan Mahasiswi Bengkulu, Polisi Tangkap Istri Penjaga Kos dan Periksa 18 Saksi

Rohidin juga meminta pelaku pembunuhan ini dihukum sesuai dengan aturan yang berlaku dan setimpal dengan perbuatan pelaku terhadap korban. "Tadi saya pesan ke keluarga korban bahwa benar ini sangat berat tapi saya minta sabar dan tabah," papar Rohidin.

Hal senada juga diungkapkan Wakil Bupati Mukomuko Khaidir. Dia juga berharap agar polisi segera menemukan pelaku pembunuhan ini. Selain itu, meminta pelaku dihukum sesuai dengan perbuatannya.

Khaidir juga mengimbau kepada seluruh mahasiswa dan pelajar asal Kabupaten Mukomuko yang sedang menempuh pendidikan diluar daerah agar lebih berhati-hati. Mereka diminta untuk selalu menjaga pergaulan.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Mukomuko kami mengimbau agar seluruh adik-adik mahasiswa dan pelajar asal Mukomuko untuk hati-hati dalam bergaul," papar Khaidir.

Sejauh ini, penyidik Polres Bengkulu telah memeriksa 18 orang untuk mengungkap kasus pembunuhan tersebut. Mereka terdiri atas pemilik maupun penghuni tempat kos, tetangga hingga keluarga korban.

Selain itu, polisi juga telah menangkap perempuan berinisial TK, istri penjaga tempat Kos Pondokan Reza, yang menjadi tempat tinggal Wina Mardiani selama kuliah. Sementara penjaga kos berinisial PD tak berada di lokasi karena sebelumnya telah pamit pulang ke kampung pada Sabtu (7/12/2019).


Editor : Kastolani Marzuki