Hilang 5 Hari, Mahasiswi di Bengkulu Ditemukan Terkubur dengan Kaki Terikat

Antara ยท Senin, 09 Desember 2019 - 00:07 WIB
Hilang 5 Hari, Mahasiswi di Bengkulu Ditemukan Terkubur dengan Kaki Terikat
Warga dan petugas mengevakuasi mayat mahasiswi yang ditemukan terkubur di belakang kosnya di Kelurahan Beringin Raya, Kota Bengkulu. (Foto: Antara)

BENGKULU, iNews.id- Wina Mardiani (20) mahasiswi semester V Fakultas Ekonomi, Universitas Bengkulu ditemukan tewas terkubur di belakang kamar kosnya di Kelurahan Beringin Raya, Kota Bengkulu, Minggu (8/12/1/2019). Korban sebelumnya sempat dinyatakan hilang selama lima hari.

Kapolsek Muara Bangkahulu Kompol Jauhari mengatakan, korban ditemukan pertama kali oleh pihak keluarga yang curiga dengan bau busuk dari arah belakang kamar indekos korban. Kecurigaan semakin memuncak ketika pihak keluarga menemukan sendal korban dan cangkul di sekitar batang sawit belakang kamar indekos korban. 

Di lokasi kejadian, warga juga menemukan tanah bekas galian. Hanya, tanah bekas galian tersebut ditutupi dengan pelepah sawit.

Saat ditemukan, korban dalam kondisi mengenaskan dan sudah menimbulkan aroma busuk. Mayat korban ditemukan dengan kepala terbungkus karung dan kaki terikat.

Korban ditemukan dengan masih menggunakan pakaian lengkap. Hanya saja baju dan celana korban dalam kondisi tidak terkancing.

Korban saat ini telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk keperluan autopsi. Kita belum tau apakah ada luka atau tidak. Tetapi ini indikasi pembunuhan," kata Kompol Jauhari.

Kepolisian, kata Kompol Jauhari, kini sedang mendalami kasus penemuan mayat ini. Ia enggan berkomentar lebih jauh tentang adanya indikasi pembunuhan dalam kasus ini sebab masih tahap penyelidikan.

Salah satu pihak keluarga korban saat diwawancarai mengatakan, pihak keluarga mencurigai salah satu penjaga indekos tempat korban tinggal. Sebab, saat pihak keluarga sibuk mencari keberadaan korban yang sempat dinyatakan hilang, penjaga indekos tersebut diketahui juga menghilang.

"Kami curiga dengan penjaga kosan itu karena hari ini dia hilang entah pergi kemana. Karena kecurigaan ini kami terus cari kearah belakang kos dan ditemukan bekas galian," kata salah satu keluarga korban yang tak disebutkan namanya.

Wawancara dengan pihak keluarga ini dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu saat proses autopsi berlangsung.

Pantauan dilokasi kejadian, tempat indekos korban saat ini masih ramai dikunjungi warga sekitar. Polisi telah memasang garis polisi di kamar indekos korban dan ditempat korban ditemukan terkubur.


Editor : Kastolani Marzuki