Pasien Positif Covid Klaster Pemprov Kepri Terus Bertambah

Antara ยท Rabu, 05 Agustus 2020 - 19:00 WIB
Pasien Positif Covid Klaster Pemprov Kepri Terus Bertambah
Ratusan orang yang kontak erat dengan Gubernur Kepri menjalani rapid test massal. (Foto: Antara)

TANJUNGPINANG, iNews.id  - Pasien positif virus corona (Covid-19) klaster Pemprov Kepulauan Riau (Kepri) di Kota Tanjungpinang terus bertambah. Dari data Pemprov Kepri, jumlah pasien Covid-19 hari ini bertambah tiga orang. Dua orang di antaranya masuk dalam kluster Pemprov Kepri berdasarkan hasil penelusuran.

Sementara satu orang lagi berdasarkan data merupakan ASN di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kepulauan Riau (BKPSDM Kepri), yang diduga tertular setelah melakukan perjalanan ke Medan.

"Sehari yang lalu bertambah dua orang sehingga pasien yang masuk kluster Pemprov Kepri menjadi 15 orang," kata Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang, Rustam, Rabu (5/8/2020).

Dua pasien Covid-19, yang masuk dalam klaster Pemprov Kepri yakni laki-laki berinisial RK (36). RK yang ditetapkan sebagai Pasien Nomor 73 kontak erat dengan Pasien Nomor 69.

RK yang bekerja sebagai honorer Pemprov Kepri dites usap (swab) pada 30 Juli 2020, dan baru diketahui hasilnya positif tertular COVID-19 pada 3 Agustus 2020.

Pada saat yang sama, Ma, istri dari warga Pulau Dompak itu juga dinyatakan tertular Covid-19. Ma yang dikonfirmasi sebagai Pasien Nomor 74 juga bekerja sebagai honorer Pemprov Kepri.

"Saat ini sudah karantina mandiri di bawah kontrol dokter dan perawat dan dipantau setiap hari. RK tidak ada gejala sebelumnya, sementara istrinya mengalami demam, sakit kepala, sakit tenggorokan dan pilek," ujarnya.

Rustam menjelaskan, total jumlah pasien Covid-19 di Tanjungpinang mencapai 75 orang, sebanyak 26 orang di antaranya sudah sembuh dan tiga orang meninggal dunia, sementara 46 orang lainnya masih dirawat dan dikarantina.

Klaster Pemprov Kepri terungkap setelah Pu, ajudan Gubernur Kepri Isdianto positif Covid-19. Pu dinyatakan positif Covid-19 setelah pulang dari Medan, kemudian mendampingi Isdianto yang dilantik sebagai Gubernur Kepri pada Senin (27/7/2020).

Pu tidak masuk dalam Istana Negara saat pelantikan Isdianto. Pada 28 Juli 2020 Pu mengalami demam, batuk dan pilek sehingga diambil sampel usap (swab) untuk diperiksa. Gubernur Kepri Isdianto juga diambil diusap di sela-sela berbagai kegiatan serimonial di Tanjungpinang seusai pelantikan.

Hasil pemeriksaan usap, Isdianto dinyatakan positif tertular Covid-19. Plt Kepala BPBD Kepri, Bu dan Kepala Biro Perekonomian Kepri, He beserta istrinya juga tertular Covid-19. Bu merupakan adik kandung Isdianto, sedangkan He, keponakannya.


Editor : Kastolani Marzuki