Mekanik Pesawat di Baubau Tewas di Rumah, Jenazah Dievakuasi dengan Protokol Covid-19

Andhy Eba ยท Minggu, 05 Juli 2020 - 06:05 WIB
Mekanik Pesawat di Baubau Tewas di Rumah, Jenazah Dievakuasi dengan Protokol Covid-19
Petugas menggunakan APD lengkap mengevakuasi jenazah mekanik pesawat dari rumahnya di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (4/7/2020). (Foto: iNews/Andhy Eba)

BAUBAU, iNews.id – Seorang mekanik pesawat salah satu maskapai penerbangan ditemukan tewas membusuk dalam rumahnya di Kelurahan Sulaa, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (4/7/2020). Korban bernama Akbar (33) diduga tewas akibat luka yang dialami usai mengalami kecelakaan lalu lintas beberapa waktu lalu.

Penemuan mayat korban menggegerkan warga yang tinggal di Kompleks Perumahan BTN Betoambari Permai, Kelurahan Sulaa, Kota Baubau. Korban awalnya ditemukan pemulung yang mencari barang bekas di belakang rumah korban.

Pemulung curiga setelah mencium bau menyengat dari dalam rumah. Karena penasaran, dia kemudian mendekati rumah warga dan melihat sesosok mayat sudah tewas membusuk di dalam rumah. Pemulung tersebut kemudian memberitahukan kepada warga setempat.

Warga setempat yang mengetahui penemuan mayat tersebut selanjutnya melaporkan kepada polisi. Sejumlah aparat kepolisian dan Satgas Covid-19 Kota Baubau langsung mendatangi lokasi kejadian. Karena penyebab kematian korban belum diketahui, evakuasi dilakukan sesuai protokol penanganan jenazah pasien Covid-19.

“Jenazah dievakuasi oleh tim yang telah dibentuk dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palagimata,” kata Tim Satgas Covid-19 Kota Baubau Muslimin Hibali.

Dari informasi warga setempat, belakangan diketahui korban berprofesi sebagai mekanik di sebuah maskapai penerbangan. Korban sebelumnya pernah mengalami kecelakaan lalu lintas beberapa hari yang lalu.

Korban yang dalam keadaan sakit hanya sendirian di rumahnya. Sementara istri dan dua anaknya sedang berada di luar daerah. Diduga korban tewas karena pendarahan otak akibat benturan saat terjadi kecelakaan.


Editor : Maria Christina