get app
inews
Aa Text
Read Next : Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Hari Ini, Semburkan Abu Vulkanik 1.200 Meter

Kelelahan Menunggu Presiden Jokowi, Ratusan Pengungsi Korban Bencana di NTT Dirawat

Jumat, 09 April 2021 - 15:45:00 WIB
Kelelahan Menunggu Presiden Jokowi, Ratusan Pengungsi Korban Bencana di NTT Dirawat
Petugas mengevakuasi pengungsi yang pingsan karena kelelahan menunggu kedatangan Presiden Jokowi di Flores Timur, NTT, Jumat (9/4/2021). (Foto: Antara)

FLORES TIMUR, iNews.id- Sedikitnya 156 pengungsi bencana alam di kaki Gunung Ile Boleng, Flores Timur, menjalani perawatan medis akibat kelelahan saat menanti kedatangan Presiden Joko Widodo di Kampung Lamanele, Desa Nelelamadike, Jumat (9/4/2021) siang.

Mereka sengaja meninggalkan tenda pengungsian menuju ke lokasi kedatangan Presiden Joko Widodo yang berjarak sekitar 50 meter dari tenda.

"Yang banyak ini faktor kelelahan. Siang ini 156 orang kita layani dan ada 15 orang sedang dalam perawatan intensif,"  kata Wakil Kepala Rumah Sakit Brimob Polri Kompol Ari Nando Pratama di Posko Kesehatan Polri Nelelamadike.

Ari mengatakan, pengungsi yang dirawat di tenda posko adalah korban luka bencana longsor di Kampung Lamanele yang memaksakan diri hadir ke lokasi untuk melihat kedatangan Presiden Joko Widodo.

"Pasien yang dirawat mengalami luka kaki yang sobek, luka bernanah, hingga yang jatuh pingsan," katanga.

Cuaca di sekitar kaki Gunung Ile Boleng pada Jumat siang cukup terik. Cuaca di langit NTT berdasarkan laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BKMG), mencapai 32 derajat Celcius.

Ari tidak memungkiri bahwa faktor cuaca turut mempengaruhi stamina pengungsi selama berdiri sejak pagi hingga siang menanti kehadiran Presiden.

"Faktor cuaca mempengaruhi. Ada yang jatuh luka dan robek. Kebetulan delapan yang terdata mengalami pingsan. Butuh penanganan penjaitan luka dan sebagainya," katanya.

Saat ini ratusan pengungsi dan warga yang mengalami gangguan kesehatan dirawat di Tenda Kesehatan Polri yang didirikan secara darurat dekat tenda pengungsian.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut