Kecam Pangdam Jaya, FPI Aceh: Habib Rizieq Tak Layak Dimusuhi karena Selalu Suarakan Kebenaran

Muhammad Jafar Yusuf ยท Selasa, 24 November 2020 - 14:43:00 WIB
Kecam Pangdam Jaya, FPI Aceh: Habib Rizieq Tak Layak Dimusuhi karena Selalu Suarakan Kebenaran
Prajurit TNI dan personel gabungan menurunkan baliho bergambar Habib Rizieq Shihab di kawasan Petamburan, Jakarta, Jumat (20/11/2020) karena dianggap menyalahi izin. (Foto: SINDOnews/Eko Purwanto)

LHOKSEUMAWE, iNews.id - Front Pembela Islam (FPI) Aceh mengecam dan menyayangkan tindakan TNI yang menurunkan baliho Habib Rizieq Shihab hingga pernyataan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman soal pembubaran FPI. Habib Rizieq tidak selayaknya dimusuhi karena dinilai selalu menyuarakan dengan lantang agar menegakkan keadilan di negeri ini.

"Jadi tak layak dimusuhi orang yang menyuarakan kebenaran. Orang yang meminta keadilan ditegakkan itulah yang menjaga NKRI," kata Ketua FPI Aceh Tengku Muslim Atthahiri, Selasa (24/11/2020).

Menurut Muslim, jika memang pemasangan baliho melanggar undang-undang atau ketertiban kota, seharusnya bisa diselesaikan dengan cara yang lebih bijak. "Kalau ada yang melanggar hukum kan bisa diproses hukum, jangan sampai aset bangsa kita buang begitu saja," katanya.

Dia juga mengatakan, dengan kejadian tersebut, dunia akan menyoroti peran TNI di INdonesia. "Dunia bisa menilai bahwa TNI tidak kuat lagi dari sisi angkatan perang, sudah beralih kepada penertiban baliho. Kondisi ini membuktikan musuh berhasil mengadu domba antara rakyat dengan TNI, padahal TNI dari rakyat untuk rakyat dan bersama rakyat," katanya.

Muslim kembali menegaskan, FPI, termasuk di Aceh selama ini juga justru selalu mengajak umat mencintai perdamaian, menjaga perdamaian dan persatuan. Habib Rizieq dan seluruh aktivis FPI merupakan bagian dari rakyat Indonesia yang cinta NKRI. FPI selalu membela NKRI dan Pancasila dari rongrongan paham komunis.

"FPI yang selalu menyuarakan Pancasila harus diselamatkan dari upaya pemerasan Pancasila jadi trisila, bahkan ekasila. Jadi FPI bukan yang anti-Pancasila, FPI bukan ormas yang anti-NKRI, bahkan termasuk ormas yang punya peran untuk menyelamatkan NKRI dari campur tangan asing," kata Muslim.

Jika keadilan tidak ada di NKRI, akan terjadi pemberontakan di mana-mana. Ini pernah terjadi di Aceh, mulai dari saat pemberontakan DI/TII sampai Gerakan Aceh Merdeka. "Ini karena tidak adanya keadilan dan karena pengkhianatan demi pengkhianatan. Jadi menegakkan keadilan itu sebuah keniscayaan untuk keutuhan NKRI," katanya.

Dia juga mengatakan, bukan Habib Rizieq yang merongrong Pancasila. Pihak yang ingin merombak Pancasila kepada trisila dan ekasila itulah para pengkhianat Pancasila yang perlu ditangani dan dimusuhi bersama. Bukan Habib Rizieq yang memecah belah persatuan, tapi pihak yang telah merampas kemerdekaan rakyat dan merampas harta rakyat dengan korupsi.

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2