Jual 4 Truk Tronton dan 1 Ekskavator Perusahaan Rp2 Miliar, Pria Ini Ditangkap Polisi

Donald Karouw ยท Selasa, 14 Juni 2022 - 12:58:00 WIB
Jual 4 Truk Tronton dan 1 Ekskavator Perusahaan Rp2 Miliar, Pria Ini Ditangkap Polisi
Pelaku penggelapan 4 truk tronton dan 1 ekskavator saat ditangkap anggota Polres Serang. (Foto: Humas Polda Banten)

SERANG, iNews.id - Pria berinisial RS (56) ditangkap personel Unit Pidum Polres Serang atas tindak pidana dugaan penggelapan 4 unit truk tronton dan 1 ekskavator. Dia menjual kelima kendaraan tersebut dengan mendapatkan uang senilai Rp2 miliar.

Penangkapan RS dilakukan setelah polisi menerima laporan penggelapan kendaraan milik PT ATR di Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang, Banten. Pelaku merupakan warga Kecamatan Teluk Betung Selatan, Kota Bandarlampung yang bekerja sebagai pengurus pool tersebut.

Kapolres Serang AKBP Yudha Satria mengatakan, pelaku RS ditangkap personel Satreskrim Polres Serang dibantu Satreskrim Polres Tapin di tempat persembunyiannya daerah Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan.

"Pelaku kami tangkap di Tapin setelah dilaporkan melakukan dugaan penggelapan 4 kendaraan truk serta 1 unit ekskavator milik PT ATR," ujar Kapolres, Senin (13/6/2022).

Dia menjelaskan, sesuai laporan perusahaan, kasus dugaan penggelapan ini baru diketahui pada Senin (11/4/2022). Saat itu pemilik perusahaan berinisial YWS (56) melakukan pengecekan di pool kendaraan.

Saat pemeriksaan, ternyata ada 4 truk tronton serta 1 unit ekskavator tidak berada di pool. YWS selanjutnya menanyakan kepada petugas keamanan dan diketahui jika 5 kendaraan berat tersebut telah dikeluarkan tersangka RS yang pada saat itu bekerja sebagai pengurus pool.

Mengetahui kendaraan berat milik perusahaan tidak ada di pool, perusahaan berupaya untuk menemui tersangka RS yang sudah tidak lagi bekerja di PT ATR.

Karena RS tidak berhasil ditemui, perusahaan menelusuri keberadaan 5 kendaraan berat tersebut. Ternyata kendaran telah dijual oleh tersangka RS kepada pengusaha yang diketahui berinisial MU.

"Setelah mengetahui kendaran operasional perusahaan dijual tanpa sepengetahuan pemilik, PT ATR melapor ke Polres Serang dengan kerugian sebesar Rp2 miliar," katanya.

Editor : Donald Karouw

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: