Jenguk Kepsek Dianiaya, Kemendikbud Usut Serius Penganiayaan Guru

Jefry Langi ยท Kamis, 15 Februari 2018 - 14:46 WIB
Jenguk Kepsek Dianiaya, Kemendikbud Usut Serius Penganiayaan Guru
Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Daryanto menjenguk Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Lolak Astri Tampi di Rumah Sakit (RS) Profesor Kandow Manado. (Foto: iNews.id/Jefry Langi)

MANADO, iNews.id - Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Daryanto menjenguk Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Lolak Astri Tampi di Rumah Sakit (RS) Profesor Kandow Manado. Astri menjadi bulan-bulanan orang tua murid karena tidak senang atas tuduhan pihak sekolah terhadap anaknya.

Daryanto yang mewakili Mendikbud Muhadjir Effendy mengaku prihatin atas peristiwa yang terjadi. Terlebih, kata dia, insiden penganiayaan dipicu karena sebuah hal sepele.

"Dari (pemerintah) pusat juga akan terus memonitor karena perintah pak menteri langsung. Pak menteri sangat prihatin atas kasus ini dan harus diurus secara tuntas," ucap Daryanto di RS Prof kandow Manado, Rabu 14 Februari 2018 malam.

Daryanto tampak terenyuh saat menjenguk Astri yang saat ini terbujur lemas. Dia pun sempat berkomunikasi dengan pihak RS untuk mendapatkan keterangan medis.

Diketahui, korban mengalami patah hidung akibat lemparan meja kaca dan luka robek di bagian tangan dan kepala. Penganiayaan yang dialami membuat Astri melaporkan pelaku Delmart Pokarilo ke Polsek Lolak. Pascapenganiayaan Astri segera dilarikan ke RS Prof Kandow Manado.

Daryanto menilai, dinas pendidikan setempat sudah melakukan perhatian yang tepat kepada kepala sekolah nahas itu. Terpenting, kata dia, korban bisa cepat pulih agar dapat kembali beraktivitas seperti biasa.

"Yang perlu digarisbawahi adalah pihak kepala dinas pendidikan setempat kemudian kami sudah melihat benar menanganinya. Penuh perhatian kepada ibu kepala sekolah ini. Secara psikologis terbesarkan hatinya hingga lekas sembuh dan bisa bekerja kembali," katanya.

Seperti yang telah dikabarkan, Delmart Pokarilo datang ke sekolah atas inisiatif sendiri karena anaknya merasa dituduh mengunggah persoalan di SMP Negeri 4 Lolak ke media sosial. Akibatnya, beredar berita tidak sedap di masyarakat mengenai anaknya.

Kemudian, kepala sekolah Astri mengajak orang tua siswa ke ruangannya. Dia memberikan pengertian kepada pelaku dan meminta membuat pernyataan supaya kejadian itu tidak terulang kembali.

"Namun, orang tua siswa emosi dan tidak menerima teguran tersebut. Dia menendang meja kaca, kemudian memukul juga dengan meja kaca yang sudah pecah sehingga korban mengalami luka di bagian hidung, kepala, dan tangan," ucap Kapolsek Lolak Ajun AKP Suharno.


Editor : Achmad Syukron Fadillah