Jemaat Gereja di NTT Apresiasi Bantuan Beras dari Perindo

Emanuel Kau Suni ยท Selasa, 04 Mei 2021 - 16:11:00 WIB
Jemaat Gereja di NTT Apresiasi Bantuan Beras dari Perindo
Empat gereja di NTT terima bantuan dari Perindo

KUPANG, iNews.id - Wakil Ketua Majelis Gereja Alfa Omega Labat, Agus Koa, menyampaikan apresiasi terhadap bantuan beras yang disalurkan DPP Perindo kepada masyarakat terdampak Siklon Tropis Seroja di NTT. Agus berharap Perindo terus konsisten menjadi benteng bagi banyak kalangan.

"Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan Perindo. Dan kami berharap Perindo bisa menjadi benteng bagi banyak orang," ujar Agus Koa, Selasa (4/5/2021).

DPP Partai Perindo kembali memberi bantuan untuk meringankan masyarakat NTT yang terdampak bencana Siklon Tropis Seroja. Kali ini satu ton beras diberikan kepada empat gereja untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Keempat gereja tersebut adalah Gereja Pondok Pengharapan Maulafa, Gereja Alfa Omega Labat, Gereja Pniel Manutapen dan Gereja Bukit Karang Hoinbala Manutapen. Artinya, masing-masing gereja menerima 250 kilogram beras.

Ketua Majelis Jemaat Bukit Karang Hoibala Manutapen, Dolly Selan, turut menyampaikan terima kasih atas bantuan beras yang diberikan. Bantuan ini bakal meringankan warga yang menjadi korban. 

"Jadi untuk bantuan yang diberikan kami tidak bisa menyampaikan apa-apa lagi, kecuali mengucap syukur," kata Dolly.

Seluruh bantuan diserahkan langsung oleh Wakil Ketua Partai Perindo NTT, Yehezkiel Nubatonis. Bantuan kali ini menundakan bahwa Perindo telah memberi bantuan secara merata kepada seluruh warga terdampak, dimulai dari Kota Kupang, Kabupaten Kupang, hingga Malaka.

Menurutnya, bantuan tersebut diberikan oleh Ketua Umum DPP Perindo Hary Tanoesoedibjo untuk meringankan beban masyarakat NTT. Bantuan yang diberikan beragam. Selain beras, Perindo turut memberikan program trauma healing untuk anak-anak penyintas di posko-posko pengungsi.
 
"Kami bersyukur kurang lebih sudah 10 ton beras disalurkan untuk masyarakat kita yang membutuhkan di NTT," kata Yehezkiel.

Editor : Erwin C Sihombing

Bagikan Artikel: