Hina Warga Jambi, Keturunan Pahlawan Sultan Thaha Laporkan Pemilik Akun TikTok ke Polisi

Azhari Sultan · Sabtu, 11 September 2021 - 13:55:00 WIB
Hina Warga Jambi, Keturunan Pahlawan Sultan Thaha Laporkan Pemilik Akun TikTok ke Polisi
Havis, tokoh masyarakat sekaligus keturunan Pahlawan Nasional Sulthan Thaha Syaifuddin melaporkan akun TikTok yang menghina warga Jambi. (Foto: MPI/Azhari Sultan )

JAMBI, iNews.id - Havis, pemuda Melayu Jambi dan merupakan keturunan Pahlawan Nasional Sulthan Thaha Syaifuddin mendatang Polda Jambi. Kedatangannya untuk melaporkan akun TikTok @Imnotfatjustfluffy.

Ketua Laskar Pemuda Kota Seberang ini tidak terima ada orang yang menghina seluruh warga Jambi dengan perkataan tidak sopan. Havis melapor ke Polda Jambi dengan didampingi Endang Kuswardani selaku kuasa hukum dan Chudori dan Fuad sebagai penasihat Serambi Jambi.

"Ya benar, kami buat laporan ke Polda Jambi. Surat laporan polisinya dengan nomor:LAPDUAN/152/IX/RES.2.5./2021/Ditreskrimsus. Ini bukti dari keseriusan kita selaku masyarakat Melayu Jambi yang mencintai Negeri Sepucuk Jambi Sembilan Lurah," ujar Havis, Sabtu (10/9/2021).

Dia berharap pelaku segera diamankan polisi secepatnya.

"Pelaku ini harus mengakui kesalahan serta meminta maaf kepada 4 juta jiwa warga Jambi," katanya.

Meski nanti ada permintaan maaf dari pelaku, proses hukum tetap berjalan.

"Proses hukum akan tetap kami lakukan. Harapannya semoga pelaku segera diamankan dan meminta maaf," ucap Haviz.

Sebelumnya, seorang pegiat media sosial (medsos) yang juga YouTuber asal Jambi Bob Bee Builder mendatangi Polda Jambi. Dia juga melaporkan penghinaan tersebut ke Subdit V Cyber Crime Polda Jambi lantaran tidak terima dengan ulah pelaku yang menghina masyarakat Jambi.

"Saya yakin, banyak yang terhina terkait dengan aksi akun tersebut karena kata-katanya viral saat ini. Menurut saya, tidak pantas untuk kita, apalagi ditujukan langsung ke masyarkat Jambi," katanya.

Kendati demikian, dia masih menunggu itikad baik dari pembuat video tersebut untuk meminta maaf di depan publik.

Sementara itu, salah seorang warga, Romi yang mengetahui kejadian tersebut mendesak Polda Jambi untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

"Warga Jambi tentu emosi dengan video viral tersebut. Saya mohon polisi bisa mengamankan pelaku tersebut. Pelaku harus minta maaf di depan publik dan di hadapan masyarakat Jambi, tokoh adat, tokoh pemuda serta tokoh agama Jambi," katanya.

Warga lainnya, Linda terkejut melihat video viral tersebut.

"Itu namanya, orang tidak berakhlak," katanya singkat.

Diketahui, video viral berdurasi 10 detik tersebut berisi penghinaan terhadap warga Jambi dengan menyebutkan perkataan binatang.

Dalam video tersebut, menampilkan susana perkotaan dan terlihat gedung-gedung tinggi pencakar langit yang direkam dari sebuah ruangan.

Namun, dalam peralihan video selanjutnya, terlihat suasana tampilan di salah satu lokasi di Jambi.

Tidak hanya itu, video tersebut juga diiringi sebuah musik. Tidak lama kemudian diikuti suara seorang pria yang merekam tersebut.

Ironisnya, laki-laki perekam video tersebut, menyebutkan kalimat yang tidak pantas, tentang Jambi. Dia menyebut Jambi dengan nama hewan.

Editor : Donald Karouw

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: