get app
inews
Aa Text
Read Next : Gunung Lewotobi Laki-laki Diguncang 97 Kali Gempa Vulkanik Dalam, Status Awas

Gunung Lewotobi Laki-Laki Meletus 2 Kali Siang Ini, Kolom Abu Capai 1.500 Meter

Selasa, 03 Maret 2026 - 13:46:00 WIB
Gunung Lewotobi Laki-Laki Meletus 2 Kali Siang Ini, Kolom Abu Capai 1.500 Meter
Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur kembali erupsi dengan kolom abu setinggi 1.500 meter, Selasa (3/3/2026). (Foto: PVMBG)

FLORES TIMUR, iNews.idGunung Lewotobi Laki-laki di Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. Gunung api tersebut dilaporkan mengalami dua kali erupsi pada Selasa (3/3/2026) siang dengan tinggi kolom abu teramati mencapai 1.000 hingga 1.500 meter di atas puncak.

Erupsi terbaru tercatat pada pukul 13.55 WITA. Berdasarkan laporan petugas pos pengamatan, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal yang condong mengarah ke utara dan barat laut.

"Tinggi kolom abu teramati kurang lebih 1.500 meter di atas puncak atau sekitar 3.084 meter di atas permukaan laut," tulis laporan resmi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 7.4 mm dan durasi sementara sekitar 49 detik. Saat ini, Gunung Lewotobi Laki-laki masih berstatus Level II (Waspada).

Menyusul kejadian tersebut, pihak otoritas mengeluarkan sejumlah rekomendasi penting bagi warga dan wisatawan. Masyarakat dilarang melakukan aktivitas apa pun dalam radius 4 kilometer dari pusat erupsi.

Selain itu, warga di wilayah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote diminta mewaspadai potensi banjir lahar hujan di sungai-sungai yang berhulu di puncak gunung, terutama jika terjadi hujan lebat.

Masyarakat yang terdampak hujan abu diimbau segera memakai masker atau penutup hidung dan mulut guna menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan.

Pemerintah Daerah setempat terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera untuk memantau perkembangan situasi. Warga diminta tetap tenang, mengikuti arahan petugas, dan tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut