get app
inews
Aa Text
Read Next : Gunung Marapi Erupsi Lagi, PVMBG Tetapkan Zona Bahaya 3 Km

Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi, Kolom Abu Tebal Membubung Setinggi 400 Meter

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:51:00 WIB
Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi, Kolom Abu Tebal Membubung Setinggi 400 Meter
Gunung Lewotobi Laki-Laki erupsi pada Kamis (11/6/2026) dengan kolom abu tebal setinggi sekitar 400 meter mengarah ke barat dan barat laut. (Foto: PVMBG)

FLORES TIMUR, iNews.id - Gunung Lewotobi Laki-Laki erupsi pada Kamis (11/6/2026) pukul 13.45 WITA. Kolom abu letusan teramati membubung setinggi sekitar 400 meter di atas puncak.

Laporan erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki dibuat petugas pengamatan gunung api, M Nurjansyah Dwi Laksona. Tinggi kolom letusan diperkirakan mencapai 1.984 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal. Arah sebaran abu bergerak ke barat dan barat laut dari puncak Gunung Lewotobi Laki-Laki.

Erupsi tersebut juga terekam di seismograf. Data pengamatan mencatat amplitudo maksimum 47,3 milimeter dengan durasi 62 detik.

"Terjadi erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki pada hari Kamis, 11 Juni 2026, pukul 13:45 WITA tinggi kolom abu teramati ± 400 meter di atas puncak," tulis @Badangeologi dikutip Kamis (11/6/2026).  

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah rekomendasi menyusul erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki. Masyarakat dan wisatawan diminta tidak beraktivitas apa pun dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi.

PVMBG juga meminta masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan pemerintah daerah. Warga diimbau tidak mempercayai isu yang tidak jelas sumbernya.

Selain ancaman abu vulkanis, masyarakat diminta mewaspadai potensi banjir lahar hujan. Kewaspadaan terutama diperlukan saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Daerah yang perlu meningkatkan kewaspadaan yakni Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote. Wilayah tersebut berada di sekitar aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-Laki.

PVMBG mengimbau masyarakat yang terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-Laki menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut. Langkah ini penting untuk menghindari bahaya abu vulkanik terhadap sistem pernapasan.

Pemerintah daerah juga diminta terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-Laki. Pos pengamatan tersebut berada di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.

Editor: Donald Karouw

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut