Diduga Pungli BLT, 4 Perangkat Desa di Bengkulu Ditangkap Polisi

Antara · Minggu, 26 September 2021 - 20:45:00 WIB
Diduga Pungli BLT, 4 Perangkat Desa di Bengkulu Ditangkap Polisi
Empat perangkat desa di Bengkulu ditangkap polisi karena dugaan melakukan pungutan liar (pungli) Bantuan Langsung Tunai (BLT) (Antara)

BENGKULU, iNews.id - Empat perangkat desa di Bengkulu ditangkap polisi karena dugaan melakukan pungutan liar (pungli) Bantuan Langsung Tunai (BLT). Mereka merupakan perangkat desa  di Desa Air Napal, Kecamatan Bang Haji, Kabupaten Bengkulu Tengah.

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Bengkulu Kombes Pol Aries Andhi mengatakan, keempat ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT).

"Penangkapan tersebut berawal atas dugaan pemotongan dana yang bersumber dari Program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) APBN 2021," kata Aries, Minggu (26/9/2021).

Aries menambahkan, penangkapan dilakukan di depan BRI Unit Pondok Kelapa, Jalan Raya Pekik Nyaring, Kecamatan Pondok Kepala, Kabupaten Bengkulu Tengah.

"Empat orang yang ditetapkan tersangka dalam kasus ini, yaitu AN (37) Kepala Dusun 1 Desa Air Napal, LH (35) Kepala Dusun 2 Desa Air Napal, SM (40) Kasi Pemerintahan Desa Air Napal Berkas, dan LS (42) sebagai Sekretaris Desa Air Napal," kata dia.

Aries memaparkan, penangkapan bermula pada 2021 di Desa Air Napal terdapat 91 pelaku usaha yang mendapatkan BLT-UMKM dari Kementerian Koperasi dan UMKM sebesar Rp2,4 juta per pelaku usaha.

"Bantuan itu akan diberikan secara dua tahap dan untuk tahap pertama sebesar Rp1,2 juta," kata dia.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: