get app
inews
Aa Text
Read Next : Benteng Otanaha Jejak Kuno Gorontalo, Kisah Kepahlawanan Naha Sang Penemu Benteng

Deretan Kerajaan Kristen di Indonesia, Ada yang Didirikan Pasangan Suami Istri

Selasa, 27 Desember 2022 - 17:34:00 WIB
Deretan Kerajaan Kristen di Indonesia, Ada yang Didirikan Pasangan Suami Istri
Kerajaan Kristen pertama di Indonesia adalah Larantuka. (Foto: ilustrasi/pixaby)

JAKARTA, iNews.id - Agama Kristen masuk ke Indonesia bersamaan dengan kedatangan bangsa-bangsa Eropa. Bangsa Eropa datang ke Indonesia dengan tujuan untuk mencari rempah-rempah dan juga menyebarkan agama mereka. 

Layaknya agama-agama lain yang mempunyai sejarah panjang di Indonesia, agama Kristen juga menguatkan eksistensinya, yang ditandai dengan berdirinya beberapa kerajaan bercorak Kristen di Indonesia

Berikut empat kerajaan Kristen di Indonesia: 

1. Kerajaan Larantuka

Kerajaan Larantuka merupakan kerajaan Kristen pertama di Indonesia. Terletak di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), kerajaan ini diperkirakan sudah ada sejak abad ke-13 Masehi. Wilayah kekuasaan Kerajaan Larantuka mencakup Pulau Solor, Pulau Lembata, Pulau Adonara, dengan pusat pemerintahannya di Pulau Flores. 

Larantuka memiliki luas 75,91 kilometer persegi. Kini, sebagai kecamatan di Kabupaten Flores Timur, Larantuka terdiri dari 18 kelurahan.

Kerajaan Larantuka pada awalnya bernama Ata Jawa yang didirikan oleh sepasang suami istri bernama Pati Golo Arakian dan Wato Wele. 

Kerajaan ini kemudian bercorak Katolik setelah adanya hubungan dengan bangsa Portugis di abad ke-16. Bangsa Portugis melakukan transaksi perdagangan, membangun koloni, sekaligus menyebarkan pengaruh agama Katolik di wilayah Larantuka.

Dalam perjalanannya, kerajaan ini mengalami lika-liku karena terjadi konflik antara Portugis dan Belanda. Karena sama-sama ingin menguasai wilayah Larantuka, akhirnya terjadi peperangan antara Portugis dan Belanda. Pada 20 April 1859, bangsa Portugis kalah dalam peperangan dan menyerahkan wilayah Larantuka ke tangan Belanda.

Setelah Belanda menyerah dari Jepang pada 1942, Larantuka akhirnya menjadi wilayah kekuasaan Jepang. Ketika Jepang kalah dari bangsa Indonesia, Larantuka yang tidak lagi berstatus kerajaan dan memutuskan bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dengan pusat pemerintahan di Kabupaten Flores Timur, NTT.

Editor: Candra Setia Budi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut