Data Terkini Pasien Positif Covid-19 di Kaltim 74 Orang, 4 dari Klaster Ijtima Gowa

Antara ยท Kamis, 23 April 2020 - 23:31 WIB
Data Terkini Pasien Positif Covid-19 di Kaltim 74 Orang, 4 dari Klaster Ijtima Gowa
Ilustrasi virus corona . (Foto: AFP)

SAMARINDA, iNews.id - Jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) hingga Kamis (23/4/2020) menjadi 74 orang. Berdasarkan data Dinas Kesehatan setempat, jumlah ini bertambah lima orang dari sebelumnya.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Provinsi Kaltim Andi Muhammad Ishak menjelaskan, empat dari lima pasien positif corona yang bertambah tersebut teridentifikasi dalam klaster Ijtima Ulama di Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel). Sementara satu kasus lainnya pelaku perjalanan dari Jakarta.

“Satu kasus di Kutim, satu di Samarinda, dan tiga kasus di Bontang,” kata Andi melalui video conference, Kamis (23/4/2020) malam.

Selain terjadi penambahan kasus pasien positif Covid-19, lonjakan kasus juga ikut terjadi pada kategori pasien dalam pengawasan (PDP). Data terbaru menyebutkan, ada 26 tambahan PDP sehingga total kasus mencapai 427 orang.

Lonjakan PDP Covid-19 ini diketahui masih didominasi oleh pasien dari Klaster Ijtima Gowa. Seperti halnya 15 PDP tambahan yang ada di Kota Samarinda.

“Seluruhnya, memiliki hasil rapid test yang reaktif. Pasien dirawat di RS Karantina Bapelkes Samarinda,” kata Andi Ishak.

Untuk penambahakn kasus PDP lainnya, masing-masing 3 kasus di Kabupaten Kutai Kartanegara, 2 di Kutai Timur, 3 di Kota Balikpapan serta 3 kasus lain di Bontang yang hari ini ditetapkan terkonfirmasi positif corona.

Andi menambahkan, hingga saat ini, pihaknya masih menunggu hasil dari 163 sampel swab yang mereka kirimkan ke laboratorium di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya.

Sementara orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19 di Kaltim juga bertambah 54 orang. Dengan demikian, total ODP saat ini mencapai 6.418 orang.

“Selesai pemantauan ada 6.418 orang. Masih dalam proses pemantauan ada 1.070 orang lagi,” katanya.


Editor : Maria Christina